Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung patut berbangga. Pasalnya, Lampung terpilih menjadi provinsi pertama di Indonesia menyelenggarakan kegiatan Workshop Kewirausahaan Terpadu Provinsi Lampung tahun 2024.
Kegiatan inisiatif Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia itu digelar di Ballroom Hotel Novotel, Selasa (5/3).
Acara dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Dan, Provinsi Lampung terpilih sebagai penyelenggara kegiatan ini.
Gubernur dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Drs. Samsurijal, M.M mengucapkan selamat datang kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Provinsi Lampung.
“Saya atas nama pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung, masyarakat dan pemerintah Provinsi Lampung sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan bapak di Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Gubernur mengatakan bahwa kontribusi UMKM secara nasional terhadap PDB Nasional mencapai 61 persen lebih bahkan kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen dari total tenaga kerja yang ada.
Di Provinsi Lampung terdapat 326.505 unit UMKM yang terdiri dari 311.844 unit skala usaha mikro, skala usaha kecil sebanyak 14.062 unit dan skala usaha menengah sebanyak 599 unit.
“Potensi ini merupakan potensi yang harus kita bina dan kembangkan demi pembangunan ekonomi Lampung yang maju dan berkualitas,” ucapnya.
Lebih lanjut gubernur menyampaikan bahwa Pertumbuhan ekonomi Lampung telah menunjukkan kinerja ekonomi yang menggembirakan dengan capaian pertumbuhan sebesar 5,4 persen year on year pada triwulan keempat 2023.
Pencapaian ini disebabkan optimalisasi berbagai sektor pembangunan terutama pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, penguatan pasar domestik, penguatan pemberdayaan UKM termasuk penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di Provinsi Lampung.
“Apa yang kita laksanakan hari ini dengan melaksanakan workshop kewirausahaan terpadu dalam rangka menumbuhkan wirausaha inovatif yang berkelanjutan adalah bagian dari strategi untuk memperkuat pengembangan wirausaha dan pelaku UMKM,” ucapnya.
Di akhir, gubernur menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian koperasi dan UKM atas terpilihnya Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Workhop Kewirausahaan Terpadu tahun 2024.
“Dalam kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang telah memilih Provinsi Lampung sebagai penyelenggara Workshop kewriausahaan Terpadu tahun 2024,” pungkasnya. (Ramona/JJ).








