oleh

Dendi Apresiasi Bimtek Akselerasi Ekspor Kopi

Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadir pada  acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Akselerasi Ekspor Kopi dan Kakao bagi petani Pesawaran, di Islamic Center, Gedongtataan, Jumat (25/11).

Di kesempatan itu, Dendi  mengucapkan terima kasih  kepada Komisi IV DPR RI, khususnya Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, S.E, yang telah memfasilitasi adanya bantuan bibit kakao sebanyak 300.000 bibit, Pupuk NPK 60 ton, dan Pupuk Organik 105 ton untuk luasan 300 Ha yang disebar ke 27 kelompok tani, guna mendukung peremajaan tanaman kakao di Kabupaten Pesawaran.

Dijelaskan Dendi, salah satu misi pembangunan Kabupaten Pesawaran adalah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan memperkuat perekonomian daerah.

“Oleh karena itu, prioritas pembangunan pertanian di Kabupaten Pesawaran saat ini tidak hanya fokus kepada tanaman pangan semata, tetapi juga hortikultura, perkebunan, dan peternakan,” kata Dendi.

Menurut Dendi, pembangunan pertanian juga harus dilakukan secara berkesinambungan, terus menerus, dan bersinergi dengan sektor lainnya.

“Subsektor perkebunan merupakan bagian dari sektor pertanian yang orientasi komoditinya agribisnis. Hal ini terbukti pada saat krisis ekonomi beberapa tahun lalu, sektor perkebunan memberikan kontribusi yang cukup positif dalam perekonomian nasional. Komoditas unggulan Kabupaten Pesawaran dari sektor perkebunan terutama Kakao dengan luas areal 27.415 Ha dan kopi seluas 3.451 Ha,” ungkapnya.

Dendi berharap dengan adanya peremajaan tanaman kakao dan kopi, produksi optimal, dan meningkatnya teknologi untuk pasca panen akan berdampak pula terhadap nilai ekonomi komoditas kakao dan kopi.

Sehingga, harapnya, peluang ekspor komoditi perkebunan sebagai salah satu sumber devisa negara masih terus meningkat meskipun ditengah wabah Covid 19 yang tengah melanda dunia.

Dendi juga menegaskan, selain peningkatan ekspor, sesuai data BPS bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) pertanian meningkat tajam dari 99,45 pada Juni 2020 menjadi 102,86 pada November 2020.

NTP sub sektor tanaman perkebunan bahkan telah mencapai 110 pada bulan November 2020. Subsektor perkebunan pada November 2020 atau naik sebesar 2,25 persen dari Bulan Oktober. Kenaikan terutama terjadi pada kelompok kelapa sawit dan karet dimana terdapat kenaikan harga komoditas tersebut di pasar internasional.

“Dengan adanya Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasca panen di tingkat petani,meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk budidaya tanaman kakao dan kopi, sehingga bisa meningkatkan produksi, pendapatan dan kesejahteraan petani secara optimal serta dapat mewujudkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menjadi salah satu daerah penghasil kakao yang berkualitas,” harapnya. (*).