Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, hadiri Pengukuhan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kabupaten Pesawaran, Periode 2022-2027.
Pelantikan 35 pengurus dan anggota P3A Kabupaten Pesawaran ini dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Rabu (10/8).
Di kesempatan itu Dendi berharap, dengan dikukuhkannya pengurus P3A diharapkan dapat mengemban amanah dan dapat menjadikan insan pertanian di Kabupaten Pesawaran menjadi lebih profesional dan handal.
Menurutnya, dengan adanya kehadiran P3A, tentunya dapat melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan air irigasi yang lebih baik dan berkelanjutan, untuk itu diperlukan kelembagaan yang kuat dan mandiri sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan produksi bagi para petani.
Selanjutnya kata Bupati, P3A juga diharapkan untuk bekerja keras menjaga ke kompakan dan sinergitas agar semua pekerjaan dapat terlaksana dengan baik dan optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama.
Lebih jauh Dendi mengatakan, pengairan yang baik merupakan dasar bagi petani dalam pencapaian keberhasilan produksi hasil pertanian, serta mendorong terwujudnya pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Akan tetapi, sebut Dendi, ada beberapa kendala yang di hadapi petani terutama dalam bidang pengairan, karena pada saat musim tanam tiba terkadang air tidak mencukupi kebutuhan, maka kehadiran P3A dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan sistem pembagian air yang adil dan merata.
Dalam sambutannya, bupati juga meminta kepada pengurus dan anggota P3A yang telah dikukuhkan untuk segera membuat program kerja dan harus memperhatikan aliran irigasi dan perairan pertanian.
Sebab, menurut bupati, program ini menjadi aset untuk kualitas irigasi perairan pertanian di Kabupaten Pesawaran.
“Sebab air irigasi kita terbagi-bagi ke wilayah daerah tetangga. Maka P3A harus membuat desain dan masalah air bisa aman,” ujarnya.
Menurut bupati, program aliran irigasi pertanian ini menjadi program pertama yang harus dikerjakan oleh pengurus P3A. Karena, sambung bupati, wilayah Kabupaten Pesawaran wilayahnya didominasi lahan pertanian.
“Tentu kebutuhan sumber air dalam aliran irigasi pertanian perlu dimaksimalkan, dan harus mengalir sampai hulu dan hilir lahan petani,” tandasnya. (*)









