Harianpilar.com, Bandarlampung – Komisi II DPRD Provinsi Lampung memastikan stok pangan selama Ramadhan 1444 H dalam kondisi aman. Hal itu berdasarkan koordinasi dan komunikasi dengan satuan kerja terkait.
“Ya, hasil koordinasi kita dengan sejumlah Satker, dipastikan stok pangan kita di Lampung selama Ramadhan tahun ini aman,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung, I Made Bagiasa, menanggapi stok pangan di Lampung selama Ramadhan di ruang kerjanya, Selasa (5/4).
Dia mencontohkan, minyak goreng yang dulu langka sekarang sudah tercukupi. Serta bahan pokok lainnya seperti gula, beras, dan daging yang terkendali aman.
“Dulu masyarakat sampai pingsan-pingsan buat ngantri minyak, tapi sekarang sudah nggak ada lagi ngantri-ngantri. Gula harganya sudah normal, untuk beras kita banyak. Artinya semua ini sudah tercukupi lah. Dan disini pemerintah juga sudah mengambil peran untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” bebernya.
Meski terbilang aman dan tercukupi, politisi senior Partai Golkar ini tetap mewanti-wanti pemerintah untuk tetap mempersiapkan dengan betul-betul terkait bahan pangan yang menjadi kebutuhan pokok khususnya selama bulan suci Ramadhan.
“Di sini kami dari komisi II mengajak mitra kerja untuk memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama ramadhan ini,” kata dia.
Dirinya juga bakal memanggil Satker terkait apabila diketemukan hal-hal yang kurang baik di tengah masyarakat, khususnya kebutuhan pangan.
“Nah, ketika ada persoalan yang kurang mendidik masyarakat. Kami, dari komisi II akan langsung memanggil satker terkait, agar kebutuhan pangan bisa terpenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk bangga dengan hasil produk lokal, yaitu dengan mengkonsumsi padi yang dipanen oleh petani lokal.
“Konsumsi beras hasil panen sendiri, kita punya beras pandan wangi. Jangan bangga dengan produk luar,” pungkasnya. (Ramona/JJ).









