Harianpilar.com, Bandarlampung – Politisi PDI Perjuangan Nurhasanah ditunjuk menjadi Dewan Pakar dalam kepengurusan DPP Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) periode 2021-2026. Hal itu tertuang dalam SK DPP KPPI Nomor : 025/A/DPP-KPPI/VI/III/2022.
Selaku Dewan Pakar, Sekjen DPP KPPI 2016 – 2021 ini mendorong kepengurusan KPPI yang baru ini untuk terus meningkat keterwakilan perempuan di kancah politik, baik di pemilu legislatif maupun pemilu kada 2024 mendatang.
“Semoga DPD KPPI seluruh Indonesia terus bergerak untuk mewujudkan cita cita tercapai kuota 30 % perempuan di Legislatif tahun 2024 nanti,” ujarnya, Rabu (9/3).
Anggota DPRD Provinsi Lampung ini juga berharap KPPI kedepan bisa lebih maju lagi. “Kepengurusan harus Solid dan Kompak untuk mencapai Visi dan Misi KPPI dan harus kerja keras melalui Bidang bidang yang ada,” harapnya.
Adapun bidang di KPPI diantaranya, Bidang Organisasi
Bidang Politik dan Kerjasama Antar Lembaga, Bidang Advokasi dan Jaringan, Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Bidang Media dan Kampanye Politik.
“Artinya setiap bidang punya program dan kita berharap semua bisa terlaksana dengan baik. Seperti Bidang Organisasi kita sudah terbentuk di 34 Provinsi,” jelasnya.
Untuk, Bidang Politik dan Kerja sama Antar Lembaga, ia berharap harus lebih ditingkatkan komunikasi dengan pimpinan Partai Politik.
“Biar kader kader KPPI baik di pusat dan daerah diprioritaskan oleh Partainya untuk maju sebagai Bakal Calon Legislatif dengan nomor depan 1, 2 dan 3 di dapilnya masing masing,” ungkapnya.
Kemudian, Bidang Advokasi dan Jaringan, dirinya mendorong untuk membangun kerjasama dengan lembaga lembaga terkait. “Seperti IRI dan kalau di Lampung Damar dan lain sebagainya,” ucapnya.
Lanjutnya, Bidang Diklat dirinya mendorong untuk terus melakukan Diklat dengan kerja sama lembaga terkait. “kalau Pusat dengan Kementrian dan kalau Daerah dengan Pemda di Dinas Terkait,” tuturnya.
Kemudian, Bidang Sosial Kemasyarakatan harus terus bergerak turun ke masyarakat dan jalin kerjasama dengan organisasi terkait. Baksos dan lain-lain. Bidang Media dan Kampanye Politik. Dengan menggandeng Media baik Pusat maupun Daerah.
“Karena KPPI adalah Wadah koordinasi dan konsolidasi bagi perempuan politik dan kalangan yg peduli untuk menyusun strategi , Lobi, Negosiasi dan Kampanye Publik untuk mendorong peningkatan keterlibatan perempuan dalam politik,” terangnya.
Lebih lanjut, Sebagai Dewan Pakar dirinya siap membantu dan mensupport agar program program KPPI periode 2021 2026 bisa tercapai dengan baik. “Dan pada intinya untuk dapat meningkatkan keterwakilan perempuan politik di Pemilu Legislatif dan Pemilu Kada tahun 2024 nanti,” pungkasnya. (Ramona)









