Harianpilar.com, Bandarlampung – Pelaksanaan sejumlah proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Utara (Lampura) tahun 2019 diduga kuat bermasalah. Sebab, proyek yang menelan anggaran besar itu kini kondisinya sudah mengalami banyak kerusakan parah. Padahal, nilai penawaran para pemenang tender proyek itu penurunannya sangat minim dan dekat dengan harga perkiraan sendiri (HPS).

Seperti proyek peningkatan jalan Kalibalangan – Cabang Empat (Pelebaran/029/AC-BC) dengan HPS Rp3.999.993.009 tendernya dimenangkan CV. Banjar Negeri dengan penawaran Rp 3.995.547.634 hanya turun Rp4,4 juta atau 0,1 persen dari HPS.

Proyek peningkatan Jalan Madukoro – Sri Agung (Pelebaran/021/AC-BC) dengan HPS Rp3.999.991.592 tendernya dimenangkan CV.Regej Pasundan dengan penawaran Rp3.912.873.980 hanya turun Rp87 juta atau 2,1 persen dari HPS. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI SENIN 29 MARET 2021). (Tim/Maryadi)









