Harianpilar.com, Bandarlampung – Yuni Karnelis menjadi satu-satunya kader perempuan yang dinominasikan untuk menjadi Ketua baru DPD PKS Kota Bandarlampung periode 2021-2025. Hal itu berdasarkan hasil pemilihan raya (pemira) internal untuk memilih delapan nama yang akan diusulkan ke DPP PKS sebagai calon anggota Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Bandarlampung yang dilakukan Minggu (20/12/2020) lalu.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Bandarlampung ini mengatakan, masuknya dirinya dalam daftar tersebut menandakan bahwa di PKS setiap kader mempunyai hak untuk dicalonkan.
“Baik laki-laki ataupun perempuan. Ini aspirasi kader dan kita hargai itu,” ujarnya, Selasa (22/12/2020).
Namun, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Bandarlampung ini mengatakan semua keputusan ada di musyawarah bersama.
“Pemira internal ini hanya menjaring aspirasi kader dan keinginan kader. Tapi belum tentu suara terbanyak yang otomatis menjadi ketua. Di PKS sangat kental dengan budaya musyawarah, jadi dari hasil musyawarahlah yang juga melihat aspirasi kader baru diputuskan,” ujarnya.
Lanjutnya, dan ketika sudah diputuskan maka semua kader wajib mentaati dan mengikutinya. “Saya rasa di PKS tidak kekurangan kader yang mampu memimpin dan masih banyak yang lebih baik dari saya,” tuturnya.
Lebih lanjut dirinya berharap siapapun nanti pemimpin PKS Bandarlampung kedepan dapat memegang amanah dengan baik.
“Harapan kita pemimpin DPD PKS Bandarlampung yang terpilih siapapun insya Allah mampu mengemban amanah ini dengan baik,” pungkasnya.
Sebelumnya, kader PKS Bandarlampung hari Minggu kemarin (20/12/2020) telah melakukan pemilihan raya (pemira) internal untuk memilih delapan nama yang akan diusulkan ke DPP PKS sebagai calon anggota Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Bandarlampung.
Pelaksanaan pemira ini merujuk pada Instruksi Presiden PKS no 02/D/INP/DPP-PKS/2020 Tanggal 18 Des 2020 tentang Penyelengaraan Muswil dan Musda. Pemira diikuti oleh Kader Pelopor PKS Bandarlampung melalui Unit Pembinaan Anggota (UPA). Penjaringan melalui pemira ini dalam rangka anggota pelopor memberikan usulan calon anggota Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Bandarlampung yang berjumlah 8 orang di dalamnya ada unsur Ketua Umum DPD sebagaimana termaktub dalam AD/ART terbaru hasil Munas lalu.
Aep Saripudin Ketua DPD PKS Bandarlampung menjelaskan, dari hasil penjaringan tersebut muncul nominasi teratas nama-nama kader muda PKS calon Ketua Umum DPD. Ada yang berusia di bawah 40 tahun dan ada yang berusia antara 40-45 tahun. Nama-nama tersebut yang muncul kader muda di bawah 40 tahun adalah Aep Susanto, Agus Widodo, Muhammad Suhada, dan Sidik Efendi (sesuai abjad). Sedangkan yang usia antar 40-45 tahun ada nama Aep Saripudin, Agus Djumadi, Ahmad Rosep, Dedy Garna, dan Yuni Karnelis (sesuai abjad). Uniknya Yuni satu-satunya kader perempuan yang masuk nominasi teratas sebagai calon Ketua Umum DPD.
“Hasil pemira kemarin sudah keluar, dan ternyata ada aspirasi kader yang menginginkan PKS Bandar Lampung dipimpin anak muda dengan usia dibawah 40 tahun. Ada beberapa nama yang keluar seperti Aep Susanto, Agus Widodo, Muhammad Suhada dan Sidik Efendi. Bahkan yang mengejutkan muncul nama Yuni Karnelis sebagai satu-satu kader perempuan yang dinominasikan oleh PKS,” kata Aep, Senin (21/12)
Sesuai dengan Panduan Partai No 7 Tahun 2020 tanggal 17 Des 2020, perhitungan hasil pemira dilakukan secara tertutup oleh panitia DPD dari unsur badan penggurus harian (BPH) untuk di serahkan ke DPP melaui DPW.
Dalam pedoman partai juga di sebutkan, hasil pemira, dari nama-nama yang masuk nominasi hanyalah sebagai bahan pertimbangan DPP untuk memutuskan DPTD PKS Bandarlampung nantinya. Semua menjadi hak prerogatif DPP memutuskan siapa Ketua Umum DPD PKS Bandarlampung periode 2020-2025 nantinya.
Sementara itu, ketika kembali ditanya apakah Aep bersedia jika diamanahkan kembali menjadi ketua DPD PKS Bandarlampung? Aep menjawab bahwa dia mempersilakan kader-kader muda PKS untuk menjadi ketua. Tapi apapun keputusan DPP Aep siap ditempatkan dimana pun.
“Saya berharap ketua DPD PKS Bandarlampung yang baru adalah anak-anak muda yang fresh. Syukur-syukur bisa di bawah 40 tahun. Tapi saya juga memegang prinsip ditempatkan di manapun oleh DPP saya taat, sami’na wa atho’na,” pungkas Aep. (Ramona)









