Harianpilar.com, Tulangbawang – Keselamatan semua masyarakat adalah tujuan utama untuk taat pada protokol kesehatan. Sudah banyak contoh daerah lain muncul cluster baru dari berbagai kalangan seperti di tempat pesta. Group komunitas sepeda dan perkantoran.
Ini semua karena tidak taat selalu melepaskan masker, padahal masker adalah alat pelindung diri.
Seperti disampaikan Bupati Tulangbawang DR. (Cand) Hj. Winarti.SE MH, bahwa covid-19 tidak main-main telah banyak contoh korban diberbagai kalangan.
“Jadi harus patuh pada aturan yang dibuat pemerintah, ikuti, taati laksanakan protokol kesehatan sehari hari,” sampai Bupati Winarti, (03/11/2020)
Sementara, Sekretaris BPBD Tulangbawang (Tuba) Nurmansyah mengimbau bagi masyarakat yang didapat tidak taat protokol kesehatan diberikan teguran dan sanksi berupa pernyataan untuk patuh dan menyanyikan lagu Indonesia raya.
Dijelaskan, bahwa patroli terpadu peningkatan pendisiplinan dan penegak hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengedalian covid-19 di Kabupaten Tulang Bawang tahun 2020 antara lain terdiri dari Kodim 0426 Tuba, TNI AU, Polres Tuba, BPBD Tuba, Dinas Perhubungan Tuba, Satpol-PP dan FKUB Tuba.
Sasaran patroli terpadu adalah, fasilitas umum dan tempat keramaian dan dilaksanakan di 15 Kecamatan, mulai dari 28 Oktober sampai dengan 21 Desember 2020 selama 30 kali,” jelasnya.
Kegiatan ini dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Pendisiplinan dan Penegak Hukum Protokol Kesehatan, Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman, dan Peraturan Bupati Tulangbawang nomor 56 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegak Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus.
Oleh sebab itu kegiatan yang dilakukan ini bukan zone hijau tujuannya, akan tetapi keselamatan bersama yang utama,” ujar Kanedi kepala BPBD Tulangbawang memberi Peringatan Tegas ke masyarakat yang tidak mengenakan maskerp. (Rizal)









