Harianpilar.com, Bandarlampung – Salah satu cluster terbanyak dalam menyumbang kasus konfirmasi positif berasal dari cluster perkantoran.
Seperti yang terjadi di kota Bandarlampung, beberapa instansi pemerintahan sempat ditutup sementara lantaran ada salah satu pegawainya yang terkonfirmasi positif covid-19.
Mengenai hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung hanya bisa melakukan himbauan dan terus melakukan pemantauan agar protokol kesehatan tetap dijalankan.
Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, dengan menerapkan 3M, dirinya meyakini bahwa semua akan baik-baik saja. Namun fakta dilapangan berkata lain.
“Masih ada masyarakat yang abai dalam melaksanakan 3M, sehingga angka kasus positif covid-19 terus meningkat,” ungkapnya, Senin (19/10/2020).
Oleh karenanya, Herman HN menambahkan, pihaknya juga kini semakin memperketat penegakan protokol kesehatan di wilayah setempat, dengan memperbanyak tim penegak protokol kesehatan untuk masyarakat.
“Saya tambah jadi 20 tim untuk melaksanakan pemantau dan pencegahan di setiap kecamatan. Ini tidak lain untuk menerapkan 3M dimanapun, namun dalam penindakan kita tidak memberikan sanksi, hanya kita beri sanksi sosial saja,” tutupnya. (Harry)









