oleh

Pasien Covid-19 Lampura Capai Angka 137 Kasus

Harianpilar.com, Lampung Utara – Jumlah warga Lampung Utara yang terpapar Virus Corona 2019 terus bertambah nyaris tiap harinya. Saat ini jumlah pasien Covid-19 telah menyentuh angka 137 kasus.

“Total kasus warga yang terpapar Covid-19 ‎berjumlah 137 orang,” jelas Ketua Sekretariat Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara, Sanny Lumi, Minggu (11/10/2020).

Sanny mengatakan, ‎jumlah kasus positif Covid-19 yang mencapai angka 137 itu dikarenakan terjadinya penambahan 25 kasus baru yang ditemukan pada tanggal 5, 6, dan 8 Oktober lalu. Rinciannya, 11 kasus pada 5 Oktober, 9 kasus ditemukan pada 6 Oktober, dan 5 kasus pada 8 Oktober lalu.

“25 kasus baru ditemukan pada pekan lalu,” kata dia.

Lima kasus terbaru yang ditemukan pada 8 Oktober lalu berasal ‎tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kotabumi Selatan, Kecamatan Abung Tengah dan Kecamatan Abung Selatan. Rinciannya, dua orang dari Kotabumi Selatan, dan dua dari Abung Selata, serta satu dari Abung Tengah.

Dua kasus dari Kotabumi Selatan, seluruhnya berjenis kelamin perempuan dengan usia 32 tahun dan 15 tahun. Perempuan pertama bekerja sebagai tenaga kesehatan di RS swasta Lampung Tengah.

Sebelum dinyatakan positif, yang bersangkutan mengeluhkan sakit kepala dan perut. Ia memeriksakan kondisi kesehatannya di tempatnya bekerja. Perempuan muda ini juga melakukanrapid test‎ di sana dengan hasil reaktif.

“Tes swab atas yang bersangkutan dilakukan di sana,” urainya.

Selanjutnya, untuk kasus kedua dari Kotabumi Selatan, yang bersangkutan diduga terpapar virus Covid-19 dari kontak erat dengan pasien positif yang dirawat di RSUD Ryacudu. Selain remaja lima‎ belas tahun ini, dua orang lainnya yang diketahui sempat kontak dengan pasien itu juga dinyatakan positif.

“Keduanya ialah laki – laki berusia 57 tahun, dan perempuan dengan usia 58 tahun. Mereka dari Abung Selatan,” kata dia.

Sementara pasien dari Abung Tengah yang berjenis kelamin perempuan dengan usia 56 tahun memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang. Ia berangkat menuju Tangerang pada 9 September dan tiba di Lampung Utara pada 16 September.

“Seluruh pasien itu melakukan isolasi mandiri,” terangnya. ‎(Iswan)