oleh

Warga Desa Karang Sari Digemparkan Penemuan Bayi

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Warga Dusun Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) digemparkan dengan penemuan bayi perempuan di sampiang balai desa setempat Selasa (15/09/2020) pukul 23 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, penemuan bayi perempuan tersebut, secara tidak sengaja oleh saksi Basuki (40).

Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan itu tanpa sehelai kain dibadannya, dengan kondisi mengenaskan tergeletak di bawah pohon Alpukat, tidak jauh dari rumah Basuki.

Basuki menjelaskan pada saat itu dirinya merasa lapar. Dia keluar hendak mencari makanan. Tak lama melangkah, dia terdengar suara sayup-sayup dari suara tangisan bayi.

Berawal dari situlah dirinya merasa penasaran dan mencari tahu asal suara tersebut. Lantaran di lokasi tersebut dalam keadaan gelap, maka dia kembali masuk ke dalam rumah hendak mengambil senter.

Tidak lama kemudian, keluar dengan menenteng baterai. Lalu dia mencari sumber suara tersebut. Sangat terkejut sekali dia melihat bayi tergeletak di bawah pohon Alpukat dengan kondisi memprihatinkan tanpa sehelai kain pun.

Atas kejadian tersebut, dirinya bergegas melaporkan kepada aparatur Pemerintah Desa. Lalu aparat desa melaporkan atas kejadian tersebut ke Polsek Jati Agung. Tak lama kemudian, aparat Polsek Jati Agung tiba di lokasi kejadian.

Personil Polsek Jati Agung didampingi warga membawa bayi tersebut ke rumah Bidan Desa Karangsari.

Menurut keterangan Bidan Desa Karang Sari Triana Firlyanti saat ditemui awak media menjelaskan pada pukul 23.30 WIB personil Polsek Jati Agung bersama warga membawa bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2.5 kg dan panjang 46 cm dalam kondisi tali pusar masih dalam keadaan berdarah yang masih menempel sekira 15 cm.

Lalu dia mengambil tindakan medis untuk menyelamatkan bayi tersebut. “Saya langsung mengambil tindakan medis untuk menyelamatkan bayi  tersebut,” kata Triana.

Menurut dia, saat  dibawa ke kediamnaya bayi tersebut dalam keadaan sehat.

Triana Firlyanti memperkirakan bayi lahir baru 2 jam sebelum ibu kandungnya membuang di semak semak.

Dirinya juga menambahkan saat ini masih dalam keadaan sehat dan dalam perawatan. “Saat ini bayi masih dalam perawatan secara intensif,” kata dia. (Mar)