oleh

Hujan Turun, Warga Rawapitu Mandi Lumpur

Harianpilar.com, Tulangbawang – Akibat Hujan deras yang turun dipekan ini ruas akses Jalan di Rawa Pitu khususnya di Kampung Dutayoso Mulyo Rusak Parah bak Jalan Off Road.

Dari Pantauan Harian Pilar Selasa (07/07/2020) akses jalan yang rusak parah tersebut merupakan jalan poros yang berada Rawa Pitu serta jalan penghubung antar kampung yakni Kampung Rawa, Ragil, Gedungjaya, Bumisari, dan Kampung Dutayoso Mulya, Kecamatan Rawa Pitu, kabupaten Tulangbawang (Tuba).

Bahkan tidak dipungkiri akibat rusaknya jalan tersebut perekonomian khususnya di sektor pertanian di Rawa Pitu hampir lumpuh total.

Munir, salah satu warga Duta Yoso Mulyo mengatakan jalan disini rusak parah mas. Apalagi hujan deras beberapa hari ini hadir, terlebih jalan tersebut merupakan penopang utama akses warga untuk menuju dan mengangkut hasil pertanian berupa tanaman pangan ataupun hasil perkebunan di Rawa Pitu.

”Jalan poros tersebut rusak parah kami warga disini sulit dan menangis saat melalui jalan ini, bahkan banyak yang terjebak jika melewati jalur ini, terutama kendaraan roda empat,” ujar Munir.

Dia juga mengatakan, rusaknya kondisi jalan membuat para petani kesulitan mendistribusikan hasil panennya. Utamanya, saat musim hujan, dimana akses jalan berubah menjadi kubangan.

“Dampaknya petani rugi Karena mereka tidak bisa membawa hasil panen. Bahkan hasil panen petani dibiarkan rusak, karena tidak bisa diangkut ke luar,” kata Munir

Sementara itu, Kepala Kampung Dutayoso Mulyo, Kecamatan Rawapitu, Larto Wiryono juga membenarkan bahwa kini jalan tersebut dalam kondisi rusak parah. Mirisnya, tidak ada akses lain untuk petani mengantarkan hasil panennya.

Para petani disini berharap perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi melalui balai besar untuk bisa memperbaiki akses jalan tersebut karena setiap musim hujan disini masyarakat merasakan mandi lumpur.

“Harapan petani bisa diperbaiki. Karena untuk mengangkut hasil panen ribuan hektare sawah sangat bergantung dengan akses jalan tersebut,” ujar Larto Wiryono.

Saat ini Jalan Poros Rawa Pitu  terutama dari arah jalan Gedung Jaya penuh dengan kubangan lumpur yang sulit untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bahkan ada beberapa kendaraan mobil pribadi yang terjerambap (mandek ) di jalan poros tersebut tidak bisa keluar dan harus di tarik melalui kendaraan traktor.

“Kami minta kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk segera diperbaiki agar kami bisa lebih mudah lagi dalam mengangkut  hasil bumi atau hasil pertanian tidak ada lagi yang kami andalkan selain dari pemerintah agar dapat menggangarkan dana untuk perbaikan jalan di Rawapitu, karena disaat musim hujan seperti kubangan kerbau dan jika musim kemarau debu yang kami terima,” kata dia. (Merizal/Maryadi)