Harianpilar.com, Metro – Keinginan Pemkot Metro untuk memasuki New Normal tertunda. Pasalnya, kembali adanya warga yang terpapar covid-19 berasal dari Metro Pusat berusia 45 tahun. Ia dinyatakan positif setelah melalui rapid test reaktif dan hasil swab.
Kronologis diketahui warga tersebut bekerja di Bekasi, Jabar. Ia pulang ke Kota Metro untuk bertemu dengan sang ibu dan keluarga. Saat di Kota Metro ia dalam kondisi sehat atau OTG. Baru diketahui terpapar saat akan kembali ke Bekasi yang harus menjalani rapid untuk persyaratan surat jalan.
Ternyata hasil rapid tes yang dilakukan reaktif, lalu dilakukan swab ternyata positif covid-19. Saat ini ia harus menjalani isolasi mandiri dikediamannya.
“Rumah yang dijadikan untuk isolasi sudah dicek petugas dan memenuhi syarat. Untuk itu ia dirawat dan setiap hari melaporkan kondisi melalui jaringan internet. Petugas all out mengawasinya,” tandas Sekda A.Nasir, di ruang kerjanya, Rabu (01/07/2020).
Sementara petugas kesehatan juga telah melakukan tracking kepada keluarganya dan hasilnya setelah dilakukan rapid non reaktif artinya negatif.
Untuk kondisi pasien saat ini dalam keadaan baik dan terus dalam pemantauan pihak Rumah Sakit A.Yani Metro dan Dinas Kesehatan Metro.
Diketahui ia pulang dari Bekasi pada tanggal 19 Juni hanya berselang beberapa hari, lalu ia akan kembali ke Bekasi. Karena membutuhkan surat sehat covid ia memeriksakan diri untuk menjalani rapid. (Zuli).









