Harianpilar.com, Mesuji – Bupati Mesuji Saply TH, Pemerintah Daerah ingin menciptakan kompetensi kades dalam menjalankan tugasnya di desa masing-masing dan berkaitan dengan penyelenggaraan pembangunan di desanya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Mesuji pada saat membuka pelatihan awal masa jabatan kepala desa terpilih. Kegiatan itu diikuti sebanyak 20 Kepala Desa (Kades) di 6 Kecamatan di Kabupaten Mesuji. Pelatihan tersebut dilaksanakan di desa Gedung Ram, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (25/02/2020).
Bupati Mesuji Saply TH, mengatakan, pelatihan ini tidak lain agar kedepan kepala desa terpilih tahun 2019 dapat menjalankan peran strategis, sehingga dapat memiliki kemampuan untuk menjalankan roda pemerintahan didesa.
“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memberikan pembinaan agar tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala desa bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” jelas Bupati.
Dikatakannya, pelatihan ini merupakan pembinaan dari pemerintah daerah dan salah satu faktor maju mundurnya suatu desa dibutuhkan peran dari kepala desa dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa.
“Untuk itu, saya berharap agar seluruh kades harus mengerti hak dan kewajibannya,melalui pelatihan yang dilaksanakan oleh DPMD kedepan mampu menambah wawasan kepala desa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala desa,”paparnya.
Dalam pelatihan tersebut Kapolres Mesuji AKBP Alim yang menjadi narasumber mengharapkan kades bisa menjadi panutan di desanya sebab jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik karena semua ada pertanggung jawabannya.
Selain itu kapolres juga menjabarkan tentang aturan dan undang-undang terkait penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) agar kades bisa selamat dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa.
“Pesan terakhir untuk kepala desa jauhi narkoba bebaskan narkoba di masing-masing desa jalankan tugas dan amanah masyrakat dengan baik karena tugas kepala desa merupakan pioner,” tandasnya.
Sementara Kepala dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (PMD) Mesuji Sunardi, menjelaskan kepala desa merupakan pelopor pembangunan di desanya,oleh sebab itu kades perlu mendapatkan wawasan dan pengetahuan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan dalam mengelola dana desa (DD) agar pembangunan di desanya lebih maksimal.
“Ada 21 kepala desa yang mengikuti pelatihan namun satu berhalangan hadir yaitu kepala desa Sungai Badak Kecamatan Mesuji karena sedang sakit dan di rawat di RS Urip Sumiharjo Bandar Lampung,” tukasnya. (Sandri)









