oleh

Pemkot Metro Jaring Asmara

Harianpilar.com, Metro – Pemkot Metro akan menggelar Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) yang akrab disebut jaring asmara atau penjaringan aspirasi masyarakat, dimulai hari ini, Selasa (21/01/2020) .

Menurut Wakil Walikota Djohan sebelum digelar Musrenbang lebih dulu diawali dengan Pra Musren. “Jadi musrenbang ini ibarat sebuah restoran yang didalamnya ada koki. Koki tersebut adalah perangkat OPD dan pembelinya adalah masyarakat,”ucapnya. Sementara kita harus melayani pembeli dengan baik. “Jangan mesen makanannya  capcai dikasih cah kangkung, maka akan kecewa pembelinya, itulah gambaran musrenbang,”tambahnya.

Dikatakan Djohan Musrenbang adalah dari masyarakat untuk masyarakat, guna hasilnya dinikmati masyarakat. Makanya, musrenbang digelar salah satunya adalah untuk menjaring aspirasi masyarakat.

“Dan itu harus terpenuhi, namun ada skala prioritas pembangunan,”tuturnya.  Karenanya usulan yang diharapkan harus memenuhi Visi dan Misi kota. Nantinya, usulannya mengacu pada pembangunan fisik, ekonomi, dan sosial. Usulan nantinya akan disambut dan dibahas oleh masing-masing dinas teknis terkait.

Musrenbang akan dihadiri tiga tim yang dipimpimpin, masing-masing walikota, wakil walikota dan sekda. Ketiganya akan turun ke-22 kelurahan. Ketiganya akan mengawali Musrenbang, Walikota A.Pairin di Banjarsari, Metro Utara, Wakil Walikota Djohan di Mulyojati, Metro Barat, sedangkan Sekda A.Nasir di Kelurahan Iringmulyo, Metro Timur.

Pada musrenbang nantinya, lurah akan menyampaikan usulan prioritas pembangunan hasil pra musrenbang kelurahan. Nantinya akan dikawal OPD dan Bappeda. Sedangkan camat nantinya  akan menyampiakan permasalahan umum di kecamatan, pelaksanaan Gerbang Bumi Sai Wawai serta prioritas usulan hasil musrenbang kelurahan. Sementara walikota bersama wakil dan sekda akan menanggapi prioritas usulan musrenbang kelurahan yang disampaikan oleh camat. (Zuli).