Harianpilar.com, Bandarlampung – Aspirasi para siswa dam guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Bandarlampung yang disampaikan dalam aksi massa beberapa waktu lalu, nampaknya di abaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung Sulpakar. Sebab, sampai saat ini tuntutan agar Kepala SMKN 3, Suniyar, dicopot dari jabatannya belum juga di penuhi.
Perwakilan dari guru SMKN 3 Bandarlampung, Erna, dalam orasinya meminta Kepala Sekolah SMKN 3 Bandarlampung Suniyar untuk turun dari jabatannya sebagai kepsek. “Saya minta ibu Suniyar turun dari jabatannya karena dianggap tidak mampu memimpin, ” ujarnya.
Menanggapi tuntutan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Sulpakar berjanji secepatnya menyelesaikan persoalan yang terjadi di sekolah itu. Dari beberapa item tuntutan tersebut akan dipelajari terlebih dahulu. Namun, hingga kini belum dipenuhinya.
“Dari sekian banyak tuntutan dari siswa-siswi SMKN 3 Bandarlampung akan kita pelajari terlebih dahulu,” ungkapnya usai menemui para siswa yang aksi, Kamis (26/09/2019).
Sulpakar menambahkan, pihaknya akan mengumpulkan semua komite untuk membicarakan persoalan tersebut. Nanti dari komite sekolah tersebut akan diteruskan kepada orangtua siswa.
Sulpakar menjelaskan, terkait tatanan kepegawaian tentunya kembali ke mekanisme kepegawaian. Untuk tuntutan menurunkan kepseknya, pihaknya akan melihat persoalannya terlebih dahulu secara jernih.”Ya, tidak serta merta kita langsung turunkan kepseknya, kita pelajari dulu secara keseluruhan persoalannya secara jernih, ” tegasnya. (Harry/Maryadi)









