oleh

Tahun Depan Istana Presiden Dibangun di Papua

Harianpilar.com, Bandarlampung – Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung merespon aspirasi para tokoh Papua. Bukan hanya berkantor di Papua, tapi usulan pembangunan istana Presiden di Papua juga akan diakomodir tahun depan.

Presiden perlu berkantor di Papua, bukan sekadar perjalanan berkunjung ke Papua. Itu permintaan para tokoh Papua yang disampaikan Bapak Abisai Rollo dalam pertemuan di Istana Negara. Karena itulah, mereka ingin Istana Presiden dibangun juga di Papua.

Tapi bagaimana lahannya? Pak Abisai sendiri rupanya siap menyumbangkan tanah untuk pembangunan istana tersebut. Tidak tanggung-tanggung: sepuluh hektare. Gratis. “Sehingga perjalanan Bapak Presiden ke Papua berubah dari berkunjung ke Papua menjadi berkantor di Papua,” kata Pak Abisai yang sehari-hari adalah Ketua DPRD Kota Jayapura.

“Jika lahan sudah ada, saya kira tidak ada kesulitan lagi. Kalau tak ada halangan, Insya Allah, tahun depan Istana Presiden mulai dibangun di Papua,” demikian keterangan laman facebook resmi Presiden Jokowi, Rabu (11/09/2019).

Berkantor di Papua adalah satu dari sekian usulan dan aspirasi 61 para tokoh Papua yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga mahasiswa. Selain itu mereka menyampaikan usulan di antaranya Revisi UU Otonomi Khusus Papua, pemekaran wilayah, pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua, dan penempatan putra Papua pada jabatan eselon satu dan dua di kementerian dan lembaga. (Sifa)