oleh

Sakit, Guru Ngaji Gagal Umroh

Harianpilar.com, Pesawaran – Lantaran sakit, Tasirin Umar Abdullah (64) seorang guru ngaji warga Desa Gunung Sari Kecamatan Wayrilau terpaksa gagal umroh ketanah suci mekkah.

Dimana saat ini dirinya diketahui sedang dirawat di RSUD Pesawaran. Padahal dijadwalkan dari 100 orang jamaah umroh yang yang berangkat, senin (24/06/2019), warga Desa Gunungsari tersebut merupakan salah satu dari peserta jamaah umroh yang diberangkatkan oleh pemda pesawaran ditahun 2019 ini.

Pelepasan keberangkatan jamaah umroh, dari aula islamic centre Mesjid Arroyan, Gedongtataan kemarin, langsung oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi berpesan kepada peserta jamaah umroh, agar kiranya peserta umroh terus menjaga kesehatan, mengingat Ibadah Umroh lebih menekankan pada kesehatan fisik.

“Saya mengharapan kepada para jamaah agar terus menjaga kesehatan, mengingat Ibadah Umroh lebih menekankan pada fisik. Jagalah pola makanan yang mengandung gizi yang cukup dan pilihlah makanan dan minuman yang tidak akan mengganggu kesehatan” Himbau Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, ST.

Kemudian Dendi juga berpesan kepada para jamaah bisa memperpergunakan kesempatan Umroh ini untuk memperbanyak ibadah di tanah suci. Sehingga sepulangnya dari Ibadah Umroh nanti Iman dan Taqwanya akan lebih meningkat.

Selain itu, Dendi juga berharap, kirnya para jamaah dapat selalu menjaga nama baik Kabupaten Pesawaran dan Indonesia pada umumnya, baik selama dalam perjalanan, dan saat pelaksanaan Ibadah Umroh hingga kepulangan ke tanah air.

“Kutilah segala petunjuk, dan bimbingan dari ketua rombongan, karena kondisi disana jauh berbeda dengan tempat asal kita, kurangi hal-hal yang tidak berkenaan dengan ibadah, seperti misalnya belanja berlebihan dan sebagainya,” harapnya.

Disisi lain Dendi juga menghimbau khusus kepada ketua rombongan, agar dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

“Utamakan kerjasama, apabila ada sesuatu dan lain hal musyawarahkan kepada para peserta Umroh, sehingga tugas yang diemban akan semakin ringan,” ulasnya.

Sementara diketahui peserta Umroh yang diberangkatkan pemda pesawaran untuk tahun 2019 ini,  yakni sebanyak 99 orang,yang terdiri dari 79 kaum laki-laki dan 20 orang kaum perempuan. Dengan rincinya dari unsur  Anggota POLRI, Imam Masjid,  Guru ngaji, Penjaga Makam, Marbot, Pembantu Penghulu, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Insan Pers/Media dan Para Juara I event tingkat Provinsi dan Nasional. (Fahmi).