oleh

Jalintim Mesuji- Sumsel Masih Macet Total

Harianpilar.com, Mesuji – Hingga Selasa (18/06/2019) sore arus lalulintas di jalan lintas Sumatra Mesuji, Lampung dan OKI Sumsel makin macet.

Hal itu, tidak lain dikarena jembatan penghubung antar provinsi mengalami putus.

Meskipun begitu, arus kendaraan tetap berusaha melintasi jalan nasional tersebut, sehingga panjang kemacetan diperkirakan mencapai 10 km.

Berdasarkan pantauan wartawan di Jembatan Way Mesuji Lampung, Selasa pagi hingga sore kendaraan roda empat makin banyak hingga menyebabkan kemacetan total hingga Jembatan Way Mesuji, dan badan jalan dipenuhi kendaraan yang berhenti, termasuk kendaraan pribadi. Selain itu, arus kendaraan dari arah Mesuji OKI Sumsel ke Lampung juga macet.

Hingga Selasa jembatan Way Mesuji masih belum bisa dilintasi sehingga para pengendara seharusnya menghindar melintas melalui Jalintim Mesuji Lampung-Mesuji OKI  Sumsel.

Arus kendaraan macet total menjelang Jembatan Way Mesuji, dan badan jalan dipenuhi kendaraan yang berhenti, termasuk kendaraan pribadi. Selain itu, arus kendaraan dari arah Mesuji OKI Sumsel ke Lampung juga macet.

Hingga Selasa, jembatan Way Mesuji masih belum bisa dilintasi sehingga para pengendara seharusnya menghindar melintas melalui Jalintim Mesuji Lampung-Mesuji OKI  Sumsel.

Jembatan Way Mesuji merupakan penghubungan Mesuji Lampung dan Mesuji Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Jembatan itu ambles Senin dini hari saat dua truk bermuatan besar berusaha melintasinya. Kedua truk terjebak di jembatan sehingga memutuskan akses Lampung-Sumsel melalui Jalintim Sumatera.

Untuk mengurai kemacetan, kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif, termasuk membuka sementara jalan tol Kayu Agung-Palembang secara fungsional.

Jembatan Way Mesuji merupakan penghubungan Mesuji Lampung dan Mesuji Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Jembatan itu ambles Senin dini hari saat dua  truk bermuatan besar berusaha melintasinya.

Kedua truk terjebak di jembatan sehingga memutuskan akses Lampung-Sumsel melalui Jalintim Sumatera.

Untuk mengurai kemacetan, kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif, termasuk membuka sementara jalan tol Kayu Agung-Palembang secara fungsional.

Jajaran Sat Lantas Polres Mesuji meninjau langsung kondisi jalan rusak parah sekaligus mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintasi di Jalinsum, Kecamatan Wayserdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Selasa (27/03/2018).

Para personel polisi berinisiatif mengarahkan kendaraan besar (truck) agar melintasi dibagian atau yang telah diberi pasir batu (sertu) agar dilindas, sehingga gundukan sertu tersebut menjadi datar, karena operator alat berat tidak berada dilokasi jalan rusak tersebut.

Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo didampingi Kasat Lantas Polres Mesuji AKP Fadil A Rohim S.Sos, MH, menuturkan saat ini jalan yang rusak parah sudah bisa dilalui oleh kendaraan dengan memakai dua jalur.

Menurut Fadil, terlihat antusiasme anggota Lantas Polres Mesuji dalam membantu percepatan pekerjaan menimbun jalan rusak ini. “Saya berharap dinas terkait membantu untuk melakukan percepatan perbaikan, sehubungan masih dalam suasana bagi pemudik agar tidak mengalami kemacetan. Siang ini bisa sama-sama kita melihat dan alhamdulillah, dua jalur sudah bisa dilewati. Namun, nanti kami tetap memantau, apabila bila nanti suatu waktu terjadi hujan, kita akan lakukan pengalihan arus lalulintas,” imbuh Kapolres Mesuji KBP Edi Pornomo melalui Kasat Lantas.

Jajaran Lantas Polres Mesuji terlihat mengatur rambu-rambu petunjuk seperti “Hati-hati jalan berlubang” disisi kiri kanan jalan saat ini.

Arus lalu lintas ruas Jalintim Mesuji Lampung – OKI Sumsel masih lumpuh pada Senin siang akibat jembatan Way Mesuji rusak parah dan ambles.

Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa jembatan Way Mesuji rusak parah karena dua truk besar berusaha melintasi jembatan itu bersamaan, sehingga badan jalan di jembatan itu ambles.

“Jebolnya jembatan itu karena dua truk  bersebelahan saat melintas, yang membuat jalan aspal ambles,”katanya.

Dua truk berwarna hijau dengan nopol BG 8629 ID bermuatan karnel sawit dari arah Palembang ke Lampung, sedangkan truk besar berwarna merah dari arah Lampung ke Palembang bernopol BG 8853 IC dengan muatan semen putih.

Jembatan itu ambles pada Senin dini hari mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera Mesuji Lampung – Palembang lumpuh total. (Sandri/Maryadi)