oleh

Sekda Tanggamus Beri Bantuan Korban Bencana Alam

Harianpilar.com, Tanggamus – Setelah sebelumnya Bupati, Wakil Bupati meninjau dan memberikan bantuan kepada korban bencana di sejumlah wilayah Tanggamus yang terkena bencana banjir dan tanah longsor.

Kali ini, Pj. SekdakabTanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., kembali turun ke lokasi bencana untuk meninjau dan memberikan bantuan kepada para korban bencana, Sabtu (08/12/2018).

Namun ada yang berbeda dengan lokasi yang ditinjau kali ini, karena lokasi ini merupakan lokasi yang terisolasi selama beberapa hari belakangan, yaitu di Pedukuhan Pematang Nebak, Lebung Sari dan Salong, Pekon Penyandingan, Kecamatan Kelumbayan.

Dalam kunjungan ini, Sekdakab didampingi Sekretaris BPBD Maryani, Kabid Kedaruratan BPBD Edy Nugroho, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Ari Yudha, Kabid Pelayanan dan Kesehatan M. Basri serta Kasi Yankes Dinas Kesehatan Barryanto, Kasi Kedaruratan BPBD Halimi serta Sekcam Kelumbayan Samsudin dan Kepala Pekon Penyandingan.

Lokasi tersebut selain jauh, juga terkendala dengan jembatan putus dan arus sungai yang masih sangat besar dan deras, serta sejumlah titik jalan yang longsor dan tertimbun longsoran tebing.

Namun kondisi tersebut tidak menjadi penghalang Sekda dan rombongan untuk mendatangi lokasi dan memberikan bantuan, meskipun harus menyebrangi sungai yang masih cukup deras serta harus dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 5 km dengan membawa bantuan logistik.

Kondisi jalan yang menanjak dan sebagian masih berlumpur serta penuh material bebatuan, tak mematahkan semangat Sekda dan rombongan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan.

Akhirnya setelah satu jam perjalanan, Sekda da n rombongan tiba di pedukuhan Pematang Nebak. Rombongan disambut oleh warga setempat, yang tampak antusias dan senang dengan adanya kunjungan tersebut.

Dalam sambutan singkatnya, Sekda menyampaikan bahwa kedatangan dirinya untuk memastikan dan melihat secara langsung kondisi yang dialami masyarakat yang terkena musibah. Beliau juga menyampaikan salam dari Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handayani, yang menyampaikan permohonan  ma’af karena tidak sempat hadir di tengah-tengah masyarakat, karena sebelumnya akses jalan kesana belum dapat dilalui, pada saat Bupati berkunjung ke Kelumbayan Barat beberapa waktu yang lalu.

Sekda menambahkah, insya Allah apabila jalan sudah selesai dibuka, sedikit banyaknya bantuan kemanusiaan akan terus dikirimkan. Beliau juga berpesan agar masyarakat tetap bersemangat dan sabar dalam menghadapi musibah. “Akan tetapi itu semua kembali kepada semangat masyarakat, dan ini musibah yang harus kita jalani dengan kesabaran, mudah mudahan akan mendapatkan yang terbaik,” ujarnya.

Sekda juga menyampaikan terkait penanganan jalan penghubung disana. “Mulai tahun depan jalan penghubung akan Pemkab bangun dan pembangunannya akan dilakukan secara bertahap mulai dari Sukajaya, Pematang Nebak, Salong sampai ke Pedukuhan Lebung Sari,” terang Sekda.

Mengakhiri sambutannya, Sekda meminta masyarakat senantiasa menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan. “Saya meminta agar masyarakat selalu akur dan mendukung agar pembangunan dapat cepat dilaksanakan dan Tanggamus jadi lebih baik kedepan,” ujarnya.

Selanjutnya Sekda menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para korban bencana, berupa mie instan, beras, sarung, pakaian layak pakai dan pembalut wanita. Beliau juga menyempatkan diri untuk menghibur anak anak, dengan membagikan jajanan warung kepada anak-anak disana, yang disambut gembira oleh mereka.

Perjalanan Sekda dilanjutkan menuju ke pedukuhan Lebung Sari, dimana di pedukuhan tersebut, terdapat 4 Kepala Keluarga yang harus merelakan rumahnya lenyap akibat longsor dan hanyut terbawa banjir. Ditempat ini juga Sekda kembali menyerahkan bantuan kepada masyarakat dan sejumlah uang kepada perwakilan keluarga yang rumahnya hilang.

Mengakhiri kunjungannya, Sekda dan rombongan menuju ke Pedukuhan Salong yang selama ini juga terisolasi, dan kembali menyerahkan bantuan kepada para korban bencana disana. Namun dikarenakan keterbatasan angkutan logistik, Sekda menginstruksikan kepada BPBD untuk kembali ke Pedukuhan Salong esok hari, Sabtu (09/12/2018).

Selain itu Sekda juga meminta Dinas Pendidikan untuk menginventarisir buku-buku pelajaran sekolah yang hilang atau rusak akibat terjadinya banjir dilokasi bencana, untuk menentukan solusinya.

Sementara untuk kondisi kesehatan warga, menurut Kasi Yankes Dinas Kesehatan Barryanto, tidak ada yang mengkhawatirkan. “Kondisi warga yang sakit masih relatif ringan dan dapat ditangani ditempat, seperti flu, batuk, rematik, hipertensi, dan hypotensi” terangnya.

“Selain pengobatan dan pemeriksaan di Posko Kesehatan di Pematang Nebak. Tim Kesehatan juga melakukan pengobatan dan pemeriksaan ibu hamil, bayi, balita dan lansia dengan melakukan kunjungan ke lokasi pedukuhan yang belum terjangkau,” tambahnya. (Asis/Mar)