oleh

Pemkab Lambar Sosialisasikan Bahaya Radikalisme

Harianpilar.com, Lampung Barat  –  Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme, komunisme dan premanisme, di Aula Kodim 0422 / Lambar, Selasa (27/11/2018).

Sosialisasi dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra Ruspan Anwar SH dengan tema “Kita jaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara, dengan menolak segala bentuk radikalisme, terorisme, komunisme dan premanisme”.

Dalam sambutannya, Ruspan Anwar memaparkan, “Seiring dengan kemajuan zaman, radikalisme dan terorisme serta perkembangan teknologi yang semakin pesat, dan menciptakan jangkauan yang mampu menembus batas-batas teritorial dan menyediakan lintas negara,”

Paham radikal polusi pada sikap ekstrim yang sangat membantu dan serius terhadap hal-hal yang dianggap fundamental oleh seseorang atau sekelompok radikal. Bahayanya, sikap ekstrim ini biasanya diimplementasikan melalui tindakan-tindakan teror, ancaman dan anarkisme terhadap negara dan aparatnya, ”ujarnya.

Masalah terorisme di Indonesia masih merupakan isu yang serius yang telah banyak menemukan dan memproses hukum, dan juga sel-sel dan jaringan teroris yang dihancurkan.

Sikap atau faham radikalisme dan terorisme itu tidak ditujukan untuk agama tertentu saja. Karena sikap atau fahamemikian bisa terjadi pada semua agama atau golongan. Disamping itu, ia ingin agar masyarakat dapat menempatkan pemahaman terhadap radikalisme dan terorisme pada porsi yang adil, agar tidak memberikan stigma yang negatif terhadap agama tertentu.

Hal yang perlu menjadi perhatian kita adalah fakta-fakta dari kelompok kiri yang berideologi komunis (PKI gaya baru). Bangkitnya ideologi komunis ini dilakukan dengan cara menyusup ke berbagai lini, mulai dari ormas, partai sampai pada lembaga-lembaga negara.

Hal itu terbukti dari gencarnya pihak-pihak tertentu yang menghendaki agar dicabutnya Tap MPRS Nomor 25 tahun 1966 tentang pembubaran partai komunis indonesia.

Dulu, aktifkan peran aktif masyarakat dan para tokohnya akan sangat membantu tugas-tugas aparat, terutama dalam melakukan deteksi dini guna mewaspadai gerakan-gerakan radikal dan aktifitas terorisme dan premanisme.

“Mengenai premanisme, saya juga berpesan agar kita terus meningkatkan kerjasama dalam memberantasnya. Sebab, biasanya tindakan-tindakan premanisme yang dilakukan oleh segelintir orang dapat membedakan mereka yang lebih luas, ”tutupnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Lambar Raswan, dengan pemateri Wakapolres M. Riza, Walikota Agus susanto dari Kodim 0422 / Lambar, Ketua MUI Ja’far sodiq dan peserta yang merupakan Siswa-siswi SMA dan para santri dari pondok pesantren di Lampung Barat. (Doni/Mar)