Harianpilar.com, Bandarlampung – Pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim (A-Nu) menggelar acara penggalangan dana korban bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala di Rumah Makan Kayu, Minggu (07/10/2018).
Dalam sambutannya, Chusnunia menyampaikan, kegiatan ini merupakan inisiatif pribadi dengan gubernur terpilih untuk membantu sesama yang sedang mengalami musibah.
Menurutnya, ini saatnya warga Lampung untuk punya rasa yang sama turun tangan membantu para korban bencana.
“Saya sendiri merinding melihat videonya, rasanya kalau hati kita tidak bergerak itu tidak mungkin, saya rasa keluarga di Lampung punya rasa yang sama, rasa sedih dan saatnya kita harus mulai turun tangan, ” ujar Bupati Lampung Timur (Lamtim) ini.
Di Lamtim sendiri, lanjut Chusnunia, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa untuk menggalang dana.
“Alhamdulillah semua bergerak, saat ini sudah kita himpun lebih dari 700 juta dan itu masih terus bergulir, itu dihimpun termasuk dari guru-guru dan warga desa. Dan kita proyeksikan ini nanti terkumpul 800 juta, ” terang wanita yang akrab disapa Nunik ini.
Selain penggalangan dana, Nunik menyampaikan, Pemkab Lamtim juga akan mengirimkan lebih dari 50 relawan ke Sulteng. Terdiri dari 25 tenaga medis, 10 Banser, 10 Kader Pramuka, dan aktivis lintas komunikasi lainnya.
“Saat ini kita bergerak, karena penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, ini merupakan panggilan hati jiwa untuk bahu membahu meringankan beban korban bencana, ” tukasnya.
Sementara itu, Arinal Djunaidi menyampaikan, penggalangan dana tidak hanya berhenti sampai disini saja, melakukan akan terus berlanjut.
“Tidak hanya hari ini, malam Kamis (11/10/2018) ada dari Darmajaya juga akan memberikan satu acara, dan acara diharapkan akan memberikan bantuan, ini lah bantuan rakyat Lampung bersama Arinal dan Nunik, ” ujarnya.
Lanjutnya, Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini menjanjikan akan membantu korban bencana melalui anggaran APBD Tahun 2019 ketika sudah dilantik nanti.
“Insya allah 2019 kita akan membantu lewat APBD untuk membantu korban bencana di Sulteng dan kami juga mengajak para pengusaha dan dari perguruan tinggi, ” tukasnya.
Diketahui, dalam acara tersebut beberapa tokoh turung memberikan dana sumbangan. Yayasan Alfian menyumbang Rp. 50 juta, PT SGC menyumbang Rp. 50 juta, dan lainnya. Acara ditutup dengan pelelangan duet suara Arinal dan Nunik. (Ramona).









