Harianpilar.com, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan yang dipimpin langsung Bupati Hj. Dewi Handajani, SE. MM, didamping Wakil Bupati Hi. Am. Syafi’i, S. Ag. di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, Senin (24/09/2018).
Turut hadir Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE. MM., Wakil Bupati Hi.Am.Syafi’i, Sekdakab Andi Wijaya, ST. MM. para Asisten, para Staf Ahli, Para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para Camat di Pemkab Tanggamus.
Sekdakab Andi Wijaya dalam sambutannya, meminta untuk meningkatkan integrasi terkait program kedalam RPJM SKPD harus mengimplementasikan dalam RAPBD 2019 dan menindaklanjuti tentang ASN bermasalah.
Selain itu, program 50 ribu sertifikat dari BPN untuk 2019 akan segera terealisasi, menindaklanjuti transpormasi bantuan ranstra BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).
“Karena data yang masuk dari BPNT baru 8 kecamatan yang final menurut kepala OPD, dan TP4D dari kejaksaan untuk secara bersama kita sinergikan terkait program Aksi ASIK yang akan dilaksanakan, dan untuk Pemilu 2019 supaya kita dapat bersama-sama menjaga situasi yg aman, kondusif dan netralitas,” kata Andi Wijaya.
Sementara,Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE. MM mengatakan, bahwa untuk program 100 hari kerja akan menjadi tanggung jawab kita bersama.
“Saya minta RAPBD 2019 harus sudah terbit untuk 2018-2023, tetapi RAPBD yang kami sampaikan tadi tentang 55 aksi program, yang ada di ASIK ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat harus terealisasi dan terakomodir contohnya, seperti dinas kesehatan USG rawat inap harus ada,” kata Dewi Handajani.
Dewi menambahkan, terkait dengan komitmen bersama Forkopimda, karena banyak sekali rumusan-rumusan yang harus diselesaikan secara terpadu. Tak terlepas dengan terbangunnya komitmen dengan kepala pekon, karena kepala pekon adalah ujung tombak dari pekon, dan berharap penggunaaan ADD harus sesuai dengan program Pemkab Tanggamus.
“Program pengadaan ambulan tetap harus bersinergi dengan kepala pekon, harus tetap sharing dengan kecamatan, harus ada sifatnya koordinasi baik pekon, kecamatan maupun kabupaten. menjadi ramah, amanah, tegas dan unggul (RATU). Oleh karenanya harus fokus dengan program yg dilaksanakn bupati dan wakil bupati terkait dengan program 55 Aksi ASIK,” kata Dewi Handajani.
Dewi juga mengingatkan para pejabat dapat meningkatkan kinerja, dan setiap OPD harus melakukan pemaparan hasil kinerja tentang yang sudah terealisasi di OPD tersebut.
“Tolong kita semua tetap fokuskan pada pemberdayaan perempuan yang ada di kabupaten Tanggamus melalui jalur dan bidangnya masing-masing,” ujar dia.
Ia melanjutkan, pihaknya juga akan memberikan kartu lansia Tanggamus (KLT) yang akan diperuntukkan untuk orang usia lanjut agar bisa mendapat kesehatan lebih dan menjadi perhatian dari Dinas Kesehatan setempat.
Untuk masalah layanan wisata ratu agar segera ada visualisasinya, termasuk juga saya ingin ada perubahan diwilayah wajah ibu kota kabupaten.
“Rapat Dinas harus efektif, apa yg disampaikan pimpinan kepada bawahannya harus nyambung dan pada saat rapat agar memberikan saran supaya hasil rapatnya dapat kita evaluasi bersama,” pungkasnya. (Asis)









