Harianpilar.com, Waykanan – Satuan Narkoba Polres Waykanan berhasil membongkar jaringan bandar narkoba daerah kampung Suka Maju, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Waykanan, Rabu (12/09/2018).
Keduanya ditangkap petugas karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu siap diedarkan di wilayah Waykanan dan sekitarnya.
Dari hasil penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan seorang wanita pemilik rumah berinisial SRU (24) terduga tersangka bandar sabu-sabu serta seorang peria berinisial JAE (21) yang sempat mencoba melarikan diri saat penggeledahan berlangsung.
Kapolres Waykanan AKBP Doni Wahyudi melalui Kasat Narkoba Polres Waykanan, Iptu Yogi Wiraberata mengatakan selain kedua tersangka pihaknya juga mengamankan empat bungkus paket sabu dengan total berat 5,3 gram.
“Tiga bungkus paket sedang, diantaranya milik terduga bandar sabu SRU dan satu bukus milik tersangka JAE,” tegas Kasat melalui rilis Humas Polres Waykanan, Rabu (12/09/2018).
Kasat menambahkan, penangkapan itu setelah anggota mendapatkan informasi peredaran narkoba di Bumi Agung yang mengarah pada kediaman terduga bandar sabu SRU warga Kampung Suka Maju.
“Anggota melakukan pembelian terselubung dengan memesan narkotika jenis sabu dari seorang wanita berinisial SRU yang ada di rumah tersebut. Pada saat itu juga ada seorang pria berinisal JAE yang tiba-tiba keluar dari dalam kamar mencoba melarikan diri, dengan sigap anggota pun langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan pelaku di rumah milik SRU,” papar Kasat.
Lebih lanjut dia mengatakan penggeledahan dilanjutkan di dalam rumah pelaku SRU, ternyata anggota satnarkoba menemukan kembali tiga bungkus plastik klip ukuran sedang, satu bungkus plastik klip ukuran kecil berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Selanjutnya, pelaku dan barang bukti narkotika langsung dibawa dan diamankan ke Polres Waykanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Sementara itu, dua pelaku dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun paling lama 20 tahun,”pungkasnya. (Ansori/Maryadi)









