oleh

Bupati Lambar Canangkan Gotong Royong

Harianpilar.com, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lambar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lambar mengajak masyarakat menggelar gotong royong. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (14/09/2018) di Seluruh 15 Kecamatan Kabupaten Lambar.

Kegiatan tersebut berdasarkan instruksi Presiden No. 03 Tahun 2004 tentang bulan Bhakti gotong royong masyarakat. Permendagri No 42 tahun 2005 tentang pedoman penyelenggaraan bulan Bhakti gotong royong.

“Semangat dan budaya gotong royong harus terus dilestarikan di tengah-tengah masyarakat, karena merupakan salah satu warisan leluhur yang memiliki nilai-nilai positif terutama dalam memupuk kerja sama dan kekompakan. Artinya semangat gotong royong harus kita lestarikan karena dengan semangat itulah kita selama ini melakukan dan menggerakkan pembangunan dalam mewujudkan visi misi daerah,” kata Parosil

Lanjut dia, pihaknya mengakui bahwa tidak mudah untuk melestarikan dan mempertahankan semangat gotong royong tersebut di tengah-tengah masyarakat. Apalagi memang sangat disadari bahwa dewasa ini masyarakat cenderung semakin individualistis dan saling berkompetitif serta menonjolkan persaingan dari pada persamaan.

“Tetapi kita harus terus berupaya agar semangat gotong royong tetap terpelihara dengan baik di tengah-tengah masyarakat diantaranya dengan rutin menggelar bulan bakti gotong royong,” jelas dia.

Semangat gotong royong yang akan dikembangkan itu tentu sangat tergantung pada keberhasilan semua pihak dalam menanamkan semangat gotong royong. Termasuk kepada anak-anak generasi muda bangsa yang justru sudah hampir memudar karena arus globalisasi dengan masuknya budaya asing yang sangat bertentangan dengan budaya bangsa.

Untuk itu diharapkan kepada semua pihak, mulai dari SKPD, camat,lurah, kepala desa, hingga kepala dusun untuk melaksanakan aksi dan gerakan gotong royong dengan meningkatkan partisipasi dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan sejalan dengan tuntutan otonomi daerah.

“Semangat gotong royong itu harus terus kita ajarkan kepada mereka melalui sekolah. Kegiatan praktik nyata yang melibatkan generasi muda untuk melakukan kegiatan yang bernuansa kerja sama teamwork seperti kegiatan kepramukaan dan lainnya,” pungkas dia. (Doni)