Harianpilar.com, Bandarlampung – Masyarakat Lampung Tengah (Lamteng) mendesak Kemeneterian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menetapkan Loekman sebagai Bupati defenitif menggantikan Mustafa yang terseret kasus suap yang ditangani Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
Tokoh Pemuda Lamteng, MA Muhammad Ersad, mengatakan, berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng membuat Loekman tidak memiliki kewenangan penuh dalam memutuskan kebijakan pemerintah selaku kepala daerah.
“Kemendagri semestinya segera mendefinitifkan Plt Bupati menjadi Bupati defenitif Lamteng yakni Pak Loekman Djoyosoemarto, agar pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah tidak terhambat dan bisa berjalan secara maksimal dan efektif,” ujarnya, Selasa (11/09/2018).
Menurutnya, kewenangan Loekman Djoyosoemarto sebagai Plt bupati sangat terbatas untuk membuat suatu kebijakan bagi pemerintah Kabupaten Lamteng. “Tentunya kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi masyarakat Lamteng,” ungkap mantan Gubernur BEM Fisip Unila yang juga mantan ketua HMI Cabang Bandarlampung ini.
Untuk itu, pihaknya mendesak pihak Kemendagri untuk segera mendefinitifkan Loekman Djoyosoemarto, apalagi alasanya sudah jelas dan mendasar. “Artinya untuk sama-sama kita ketahui bahwa putusan hukum atas Pak Mustafa yang sudah incrach, bahkan yang terbaru beberapa hari kemarin Pak Mustafa resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai bupati, jadi semangatnya adalah kita menghormati putusan hukum itu, ” paparnya.
Menurut Ersad, Kabupaten Lamteng kedepan akan menghadapi banyak tantangan yang lebih besar dan Loekman Djoyosoemarto harus segera menjadi bupati definitif. “Sebab ini mengenai tentang kebijakan dan wewenang, kan pak Loekman jadi power full juga, artinya untuk itu segera ditindak lanjuti atas dasar aturan dan efektifitas karena memang kita berharap sekali agar pembangunan di kabupaten Lampung Tengah ini terus berjalan, ” terangnya.
Jika Loekman Djoyosoemarto sudah ditetapkan sebagai bupati definitif, maka sebagai masyarakat Lamteng pihaknya juga mengusulkan agar kekosongan kursi wakil bupati Lamteng segera diisi. “Dan ini harus diisi oleh tokoh asli Lamteng yang mempunyai kemampuan, teruji, berpengalaman, santun, berani serta memiliki kualitas, kapasitas dan kompetensi yang tinggi agar Lamteng kedepan menjadi kabupaten yang maju,” pungkasnya.(Ramona/Maryadi)









