oleh

Jokowi Dijadwalkan Buka Program Desa Terang di Natar

Harianpilar.com, Bandarlampung – Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka program desa terang 2018 yang digagas Koperasi Jasa Gerakan Nelayan Tani (Kopja Ganti/KJG) di Lapangan Desa Krawang Sari, Natar, Lampung Selatan pada Rabu (12/09/2018) mendatang.

Koordinator Nasional Program Desa Terang Kopja Ganti, Sri Sutarti mengatakan selain Presiden rencananya acara tersebut akan dihadiri 246 kepala daerah se-Indonesia. “Kami masih mengkondisikan jadwal pak Presiden ataupun yang mewakili untuk meresmikan program Desa terang di Lampung,” kata dia dalam rilis yang diterima, Minggu (09/09/2018).

Menurutnya tugas Kopja Ganti adalah mensejahterakan petani dan nelayan. Salah satunya melalui program desa terang. Dalam usahanya tersebut, Kopja ganti bekerjasama dengan perusahaan pembuat solar cell.

Sri menambahkan, melalui program desa terang kopja ganti mengharapkan perbaikan kualitas masyarakat desa dalam sektor ekonomi pendidikan dan informasi menuju Indonesia sejahtera. “Harapannya seluruh desa di Indonesia akan menjadi terang benderang, petani dan nelayan sejahtera,” ujarnya.

Sementarat itu Ketua Umum Kopja Ganti, Dadang Mishal Yofthie mengatakan KJG lahir dari rasa keprihatinan masalah petani dan nelayan yang selama ini belum sejahtera. “Petani dan Nelayan dua profesi penting yang menjamin pangan nasional. Kopja Ganti bertujuan menjadi mitra kerja pemerintah Indonesia untuk mencapai target utama yakni kedaulatan pangan,” kata Dadang.

Menurutnya Presiden Jokowi dan Megawati Soekarno Putri yang turut membidani lahirnya Kopja Ganti ini memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan hidup 100 juta orang yang bekerja di sektor pertanian dan perikanan.  “Sesuai pesan pak presiden, desa harus terang bendreang supaya rakyat dapat menikmati penerangan. Bisa melakukan kegiatan belajar di malam hari bagi anak anak. Ini adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang harus kita penuhi,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Effendi menjelaskan dari 3 wilayah UPT Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa Ditjen Pemdes Kementrian Dalam Negeri, Provinsi Lampung merupakan daerah pertama yang terpilih untuk melakukan launching peningkatan kapasitas aparatur desa.

Tema kegiatan ini adalah “Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Kelembagaan Desa untuk Memperkokoh Peradaban Bangsa Menuju Desa yang Sejahtera”. Tema ini merupakan rangkaian kegiatan dari Rakornas yang bertujuan meningkatkan kapasitas apartur desa mulai dari kepala desa, sekretaris desa hingga lembaga kemasyarakatan melalui pelatihan-pelatihan yang ada di balai pemeritahan desa. Adapun peserta yang terlibat yakni 2100 peserta yang berasal dari 10 Provinsi wilayah kerja PMD Lampung. (Mar/Lam)