Harianpilar.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berkomitmen akan terus menggenjot pertumbuhan ekonomi Lampung.
Pertumbuhan ekonomi Lampung yang sebelumnya pada posisi ke tiga di Sumatera, setelah Sumatera Barat dan Sumatera Selatan akan terus digenjot agar meningkat tajam.
“Alhamdulillah kita No.3 di Sumatera, tapi saya optimis kita bisa meningkat lebih jauh lagi. Kalau di Sumatera Selatan saya yakin karena ada Asian Games jadi pertumbuhannya meningkat sementara, sedangkan di Sumatera Barat saya tidak tahu apakah karena hitung-hitungan kalkulatornya yang pinter atau gemana, tapi saya optimis pertumbuhan ekonomi Lampung bisa lebih meningkat lagi,” papar Gubernur Ridho saat menerima kunjungan silaturahmi dari Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (13/08/2018) malam sambil sedikit bergurau.
Dalam silaturahmi tersebut hadir berbagai instansi, lembaga dan perusahaan keuangan, dan asuransi yang tergabung dalam Forum komunikasi industri jasa keuangan (FK-IJK) Provinsi Lampung. Diantaranya adalah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), OJK Lampung serta berbagai perwakilan kepala cabang bank di Lampung.
Lebih lanjut, dalam silaturahmi tersebut Gubernur Ridho juga menekankan agar Industri Jasa Keuangan dapat membantu dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lampung sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Lokomotif kita adalah sektor keuangan, oleh karena itu alangkah baiknya jika program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga digunakan untuk pemberdayaan UMKM. Misalnya bekerjasama dengan dinas pemerintah atau bergerak mandiri untuk melakukan pemberdayaan agar UMKM mampu memenuhi syarat perbankan (bankable),” kata Ridho.
Lebih lanjut Gubernur Ridho menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dulu kurang kondusif, terutama dari sisi keamanan. Namun demikian hari ini kondisinya sudah sangat baik.
“Dulu itu pertumbuhan ekonomi di Lampung kurang baik, selain dari sisi keamanan muncul juga raja-raja kecil yang bermain. Namun hari ini kondisinya sudah sangat berbeda, berbalik 180 derajat. Peluang-peluang sudah semakin terbuka, sektor usaha bergerak sangat cepat dan dinamis. Tentu ini juga berkat dukungan dari bapak-bapak semua,” papar Ridho.
Gubernur Ridho juga menyampaikan bahwa daya saing Provinsi Lampung meningkat pesat selama tiga tahun terakhir ini. Dari posisi 25 Nasional pada tahun 2015 menjadi peringkat 11 diawal tahun 2018.
Sementara itu,Kepala OJK Provinsi Lampung Indra Krisna menyatakan sangat berterimakasih kepada Gubernur Lampung karena diberi keemoatan dan waktu untuk bersikaturahmi.
“Saya tahu pak Gubernur jadwalnya padat oleh karenanya saya mewakili teman-teman industri jasa keuangan Provinsi Lampung berterimakasih karena diberi kesempatan dan waktu untuk bersilaturahmi, bahkan bisa disambut di tempat yang luar biasa ini, di Mahan Agung yang sebelumnya hanya bisa kami lihat dari luar saja,” kata Indra Krisna
Dalam kesempatan tersebut Indra juga mengapresiasi kenerja Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, dimana selama masa kepemimpinannya, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tercatat sebesar 5,21 persen lebih tinggi dibandingkan se-Sumatera yang hanya 4,46 persen di tahun 2017. Bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yakni 5,06 persen.
Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi Provinsi Lampung pun dapat dikendalikan dengan baik sebesar 3,02 % sepanjang 2017. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Sumatera dan nasional sebesar 3,31 % dan 3,61 %.
Dengan kondisi yang demikian baik, Indra Krisna menyatakan bahwa FK-IJK selalu siap memberikan kontribusi positif untuk mendukung bahkan mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. (Maryadi)









