oleh

Ratusan Pedagang Serbu Pasar Karanganyar

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Ratusan pedagang menyerabu Pasar Desa Karanganyar, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (29/07/2018).

Mereka pindah dari pasar lama ke pasar baru. Beberapa aparat kepolisian dari Polsek Jatiagung berjaga-jaga di lokasi tersebut, sebab sempet beredar isu bahwa pedagang menolak pindah.

Sejak pagi mereka menata barang dagangannya di areal pasar baru yang dibangun pemerintah tahun 2015. Beberapa pedagang banyak yang tidak kebagian tempat, namun demikian pemerintah desa sedang menyiapkan satu unit bangunan.

Ketua Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Desa Karanganyar Suradi mengatakan antusias pedagang untuk menempati pasar baru sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan kurangnya los pasar yang disiapkan pihak desa.

“Kami menyiapkan 341 los, tapi masih banyak pedagang yang berjualan secara lesehan. Padahal panitia memprediksi los yang disediakan sudah cukup, ternyata masih kurang banyak. Ini mendandakan antusias pedagang sangat tinggi,” katanya.

Lebih lagi banyaknya calon pedagang baru yang hendak berjualan di pasar tersebut. “Hingga kini sudah 126 calon pedagang baru yang sudah mendaftar,” ujar Suradi.

Kepala Desa Karanganyar Sumanto menjelaskan pasar desa mendapat tambahan bangunan baru mengunakan dana talangan sebesar Rp200 juta lebih. “Alhamdulilah berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Sumanto menjelaskan pasar desa terdiri dari 341 los rinciannya 307 los biasa dan 34 los ikan. “Ini masih kurang banyak. Makanya kami akan melakukan penambahan los di lokasi tanah milik Hi. Triono,” tukasnya.

Sumanto menepis adanya isu yang beredar bahwa akan ada demo menolak pemindahan pasar. “Alhamdulilah semua berjalan dengan baik.

Kapolsek Jatiagung Iptu Lukman mengatakan proses pemindahan para pedagang dari pasar lama ke pasar baru berjalan dengan baik. “Semua berjalan lancar, tidak ada kendala,” ujar Lukman.

Sumanto mengungkapkan berdasarkan surat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan nomor 510/641/IV.24/2018 tanggal 4 April 2018 mempelajari secara teliti dan seksama dan untuk kesejahteraan umum agar memberikan dampak ekonomi kepada para pedagang dan masyarakat sekitar.

Berdasarkan pantauan Harian Pilar masih ada beberapa pedagang yang masih bertahan di pasar lama. Kendati para pembeli merengsek ke pasar baru.

Sehari sebelumnya, Sabtu (28/07/2018) sebagian pedagang membongkar los di pasar lama yang dibangun secara pribadi.

Mereka merobohkan bangunan los dengan memindahkan ke pasar baru. “Kami bongkar los karena ini bangunan pribadi,” kata salah seorang yang tidak mau ditulis namanya. (Mar)