oleh

Wabup Lamsel Bakal Resmikan Pasar karanganyar

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Setelah terkatung-katung selama tiga tahun sejak dibangunnya, tahun 2015, Pasar Desa Karanganyar, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya segera diresmikan pada Sabtu (28/07/2018) mendatang.

Kepastian tersebut setelah Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pasar Desa Karanganyar, pada Senin (23/07/2018) pukul 14.00 WIB.

Nanang meninjau seluruh sudut dan bagian pasar didampingi Kades Karanganyar Sumanto, Kepala Dinas Pasar Lampung Selatan Qori Nilwan, Camat Jatiagung Kartika Ayu.

Nanang mengaku bangga dengan bangunan pasar desa yang menelan dana APBN tahun 2015 sebesar Rp2 miliar. “Mudah-mudahan pasar desa bisa diresmikan,” kata Nanang.

Nanang meminta kepada kepala desa agar sampah yang masih berserakan dibersihkan. Kemudian, membuat lubang tempat penampungan air limbah ikan.

Kepala Desa Karanganyar Sumanto menjelaskan pasar desa mendapat tambahan bangunan baru mengunakan dana talangan sebesar Rp200 juta lebih. “Alhamdulilah berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Sumanto menjelaskan pasar desa terdiri dari 341 los rinciannya 307 los biasa dan 34 los ikan.

Berdasarkan pantauan Harian Pilar ratusan warga berduyun-duyun membeli los pasar yang akan ditempat pada Minggu (29/07/2018).

Sumanto mengungkapkan berdasarkan surat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan nomor 510/641/IV.24/2018 tanggal 4 April 2018 mempelajari secara teliti dan seksama dan untuk kesejahteraan umum agar memberikan dampak ekonomi kepada para pedagang dan masyarakat sekitar serta mengingat berita acara serah terima pertama hasil pekerjaan (PHO) nomor 027/444/BAPPHP/PSR/III.10/2015 tanggal 16 Desember 2015, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengizinkan penggunaan pasar tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan Qori Nilwan menyarankan agar Kepala Desa Karanganyar Sumanto agar bekerja ekstra membersihkan dan membuat kolam pembuatan limbah air ikan secepatnya. Sebab pada Sabtu (28/07/2018) pasar tersebut segera diresmikan. “Kami minta seluruh aparat bersama-sama membersihkan lokasi pasar agar pada pelaksanaan peresmian bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara Camat Jatiagung Kartika Ayu menyarankan agar pemanfaatan pasat dapat digunakan dengan baik.

“Kami minta warga dapat menjaga kebersihan dan keindahan pasar agar terjaga dan pembangunan sampah dilakukan secara teratur. Kemudian, segala biaya yang timbul untuk penataan pasar dan penempatan pedagang diserahkan kepada desa dan calon pedagang melalui musyawarah, dan pengelolaan pasar rakyar Karanganyar agar dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan pengelolaan secara terbuka dan transparan. (Mar)