oleh

Unila Terima 2.682 Mahasiswa Baru

Harianpilar.com, Bandarlampung – Unila menerima sebanyak 2.682 dari 45 ribu pendaftar di seluruh Indonesia melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2018.

Wakil Ketua Badan Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Baru Unila, Muhammad Komarudin mengatakan melihat perbandingan antara pendaftar dan yang diterima, menurut dia tingkat keketatan masuk di Unila pada SBMPTN adalah 1 : 17. “Pendaftar dari se-Indonesia pada SBMPTN tahun ini sekitar 45 ribu, sedangkan yang diterima sekitar 2 ribu, artinya yang tersisih sebanyak 42 ribu,” ujar Komar.

Ia mengatakan, di Unila sendiri program studi memiliki tingkat keketatan dilima urutan teratas terdapat pada Manajemen, Teknik Informatika, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan Kedokteran. Menurutnya, tingkat keketatan dapat dikatakan karena jumlah pendaftar paling banyak sedangkan yang diterima sedikit.

“Di Unila sendiri prodi yang paling ketat berada di Manajemen, disusul dengan prodi lainnya seperti TI, Akuntasi dan lainnya. Akan tetapi untuk nilai rerata tertinggi di tinggat prodi berada pada Pendidikan Kedokteran, Akuntansi, TI, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, serta Manajemen,” kata dia.

Hasil seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) Universitas Lampung 2018, hari ini pukul 17.00 dapat dilihat masyarakat melalui laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id. Tingkat keketatan yang diterima di Unila 1 : 17.

Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri (SNPMB PTN) 2018 mengumumkan sebanyak 165.831 siswa diterima di 85 PTN melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018.
“Tahun ini, jumlah peserta yang mendaftar SBMPTN sebanyak 860.001 pendaftar,” ujar Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir dalam konferensi pers di Jakarta.
Sebanyak 860.001 tersebut telah mengikuti ujian tertulis, baik ujian tulis berbasis cetak (UTBC), maupun ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang dilaksanakan secara nasional pada 8 Mei 2018 dan ujian keterampilan pada 9 dan/atau 11 Mei 2018.

Menteri Nasir menyampaikan ucapan selamat bagi yang diterima di PTN pilihannya. Sedangkan bagi yang tidak diterima diharapkan untuk tidak berkecil hati.

Dia menyebut, masih ada sekitar 4.579 perguruan tinggi, sehingga peserta yang tidak lolos SBMPTN bisa melanjutkan di perguruan tinggi lainnya.

“Saya ucapkan selamat bagi anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan yang baik kali ini. Bagi yang belum lulus, masih ada kesempatan lain melalui jalur seleksi mandiri. Selain itu juga ada kesempatan mendaftar di perguruan tinggi swasta yang saat ini kualitasnya semakin baik.” Sementara peserta kelompok non-Bidikmisi diterima sebanyak 122.558 peserta, dan peserta berpotensi menjadi penerima Bidikmisi diterima sebanyak 43.273 peserta.

Kemudian, berdasarkan jenis ujian yang diikuti, peserta UTBC diterima sebanyak 160.778 peserta, peserta UTBK diterima sebanyak 5.053 peserta.

Selanjutnya perincian peserta diterima menurut kelompok ujian yaitu, kelompok saintek diterima sebanyak 68.333 peserta, kelompok soshum diterima sebanyak 64.882 peserta, dan kelompok campuran diterima sebanyak 32.616 peserta.

Panitia Pusat SBMPTN 2018 juga menetapkan sebanyak 45 dari 267 penyandang disabilitas diterima di PTN. Panitia SNPMB PTN 2018 akan mengumumkan hasil SBMPTN secara online pada laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id atau mulai pada hari ini Selasa 3 Juli 2018 mulai pukul 15.00 WIB atau selambat-lambatnya pukul 17.00 WIB. (mar/Lis)