Harianpilar.com , Bandarlampung – Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Kemas Ahmad Yamin meninjau proses pembangunan jalan tol Trans Sumatera, Sabtu (19/5/2018). Hal itu dilakukan untuk memastikan perkembangan pembangunan guna menentukan rekayasa lalu lintas mudik lebaran tahun ini.
Menurut Kemas Ahmad Yamin pembangunan yang masih terus dikebut itu terkendala cuaca yang akhir-akhir ini sering turun hujan. Beberapa lokasi pembangunan terganggu karena tekstur tanah merah dan putih jika terkena hujan menjadi lengket.
Dia berharap operasi ketupat Krakatau yang akan digelar sejak 7-24 Juni 2018 tidak terganggu dan tol bisa digunakan seperti yang diharapkan. “Tinjauan kemarin itu memastikan perkembangan pembangunan, dan memastikan arah rekayasa mau seperti apa. Jika kita tahu jalur mana yang oke dan ready, baru kita menentukan seperti apa nantinya,” kata Kemas, Minggu (20/5/2018).
Sejauh ini, kata Kemas, belum semua ruas bisa dilalui. Apalagi berdasarkan kondisi yang ada dan analisa dikaitkan dengan waktu yang mendesak, serta cuaca yang tidak mendukung, nampaknya tidak semua ruas bisa digunakan. “Cuaca itu yang ditakutkan. Banyak yang sedang dikerjakan, jalan, jembatan yang berkaitan dengan pengecoran dan pemadatan jelas butuh panas,” kata dia.
Sementara itu, Satuan lalulintas Polres Lampung Selatan (Satlantas Polres Lamsel) mendirikan beberapa posko dan patroli jalan tol.
Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP Reza Khomeini mengatakan rencananya ruas jalan tol yang akan digunakan untuk arus mudik lebaran dimulai dari STA 0-40 atau Bakauheni-Sidomulyo.
“Rencananya seperti itu, tapi kepastiannya hari Senin setelah rakor rekayasa lalulintas arus mudik bersama Ditlantas Polda Lampung,” katanya, Minggu (20/5).
Sebanyak tiga pos akan didirikan di ruas JTTS ditambah patroli mobile untuk menjaga keamanan dan kelancaran pemudik yang hendak pulang kampung libur Lebaran 2018. “Tiga posko ditambah patroli mobile di jalan tol,” ujarnya.
Arus lalu lintas di JTTS selama arus mudik, kata dia, hanya digunakan satu jalur saja dari Bakauheni menuju exit tol Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo. “Begitu juga pada saat arus balik, hanya digunakan satu jalur saja,” ujarnya.
Namun ruas JTTS yang digunakan untuk arus mudik bisa saja ada perubahan, karena keputusannya setelah hasil rakor dengan Ditlantas Polda Lampung. “Bisa saja berubah, maka tunggu hasil besok saja,” ujarnya. (Mar/Lps)









