Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Seorang sopir truk box bermuatan air mineral ditemukan tewas di depan Pasar Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Selasa (24/4/2018) sekira pukul 14:25 WIB.
Diketahui sopir truk box merah bernomor polisi BE 9586 CL tersebut adalah Ardiasyah (40) warga jalan Sinar Teguh Lingkungan 1 Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandarlampung yang diduga terkena serangan jantung.
Hal tersebut bedasar hasil visum Etre pertum pihak Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tubaba, korban diperkirakan telah meninggal dunia selama dua jam, sebelum dilakukan tindakan visum terhadap jasad korban pada RSUD setempat.
“Setelah kita lakukan visum luar kepada jenazah, tidak ditemukan adanya unsur kekerasa pada tubuh korban, saya duga korban meninggal terkena serangan jantun,” kata dokter umum pada RDUD setempat, dr.Meliza Gusti Artha kepada translampung.com, Selasa (24/4/2018).
Menurut satu diantara saksi yang pertama kali melihat kejadian inisial J (34) serta rekannya T (54) warga Kelurahan Panaragan Jaya Rt01-Rw02, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba mengatakan. Saat itu J dari arah rumahnya hendak membeli gorengan yang kebetulan melintasi tempat terparkirnya mobil box tersebut dengan pintu sebelah kiri telah terbuka.
Saat mendekati mobil tersebut saksi J melihat korban tidur terlentang dengan posisi kaki sebelah kanan terjepit di jendela pintu mobil box dan kepala berada di atas trotoar berdekatan dengan ban mobil sebelah kiri depan. Karena merasa penasaran kemudian J memanggil rekannya T untuk mengecek keadaan korban tersebut.
“Setelah kedua saksi J dan T mendekati tempat kejadian, korban tersebut sudah tidak bernyawa lagi, atas kejadian itu kedua saksi langsung berteriak. Alhasil warga yang sedang ramai dipasar seketika mengerumuni Tempat Kejadian Perkara (TKP) selanjutnya warga menghubungi pihak kepolisian mapolsek Tulangbawang Tengah melalui Bhabinkamtibmas Brigpol A.Sipayung untuk datang ke lokasi,” kata satu diantara saksi yang enggan disebutkan namanya.
Sementara, hingga berita ini dilangsirkan pihak jajaran kepolisian Mapolsek Tulangbawang Tengah Kanitreskrim yang ada dilokasi pada saat itu terkesan enggan memberikan komentar.
“Maaf ke kantor saja, saya masih punya atasan,” kata Kanitreskrim Mapolsek Tulangbawang Tengah. (Mar/Lis)









