Harianpilar.com, Bandarlampung – Pasca resmi dilantik sebagai Ketua DPC PDIP Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto langsung mendapat warning petinggi PDIP Lampung. Mantan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Lampung itu diperingatkan untuk menjaga nama baik partai yang sekarang dipimpinya.
Hal tersebut menyusul adanya kasus korupsi peminjaman Pemkab Lamteng sebesar Rp300 miliar yang melibatkan Ketua DPC sebelumnya, J. Natalis Sinaga.
Wakil Ketua Bidang Polhukam DPD PDIP Lampung, Watoni Noerdin mengingatkan kepada Loekman, agar dalam mengambil suatu kebijakan perlu berhati-hati, sehingga tidak berbenturan dengan aturan yang ada, agar kasus suap yang melibatkan Mantan Ketua DPC PDIP Lampung Tengah J Natalis Sinaga tidak terulang lagi.
“Arahannya adalah, dalam mengambil kebijakan harus hati. Jangan sampai kebijakan yang diambil berbenturan dengan aturan, karena kita tidak menginginkan itu,” terangnya, Rabu (4/4/2018).
Menurutnya, sebagai kader yang ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memimpin DPC PDIP Lampung Tengah, Loekman memiliki kewajiban untuk mengayomi dan membesarkan partai.
“Beliau itukan ditunjuk dalam bentuk penugasan. Artinya beliau wajiib menjaga nama baik partai di Lampung Tengah. Mulai dari DPC hingga tingkat ranting, termasuk fraksi juga,” terangnya.
Dia berharap, Loekman dapat membesarkan PDIP, khususnya di Lampung Tengah.
“Kita berharap dengan pemimpin yang baru ini, PDIP Lamteng lebih maju lagi, ” tukasnya.
Sementara, Loekman Djoyosoemarto sangat berterimakasih kepada DPP dan DPD PDIP Lampung, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Menurut Loekman, jabatan sebagai ketua DPC merupakan amanah dari PDIP dan harus dipertanggungjawabkan nantinya.
Karena itu, dia berjanji akan membesarkan partai besutan Megawati Soekarno Putri, di Lampung Tengah.
“Insya Allah, saya akan membesarkan PDIP bersama seluruh kader di Lampung Tengah. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Ramona/Maryadi)









