Harianpilar.com, Bandarlampung – Dirut PTPN 7 M H Nugroho menilai Lampung memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah di bidang hasil perkebunan. Baik karet, kopi, lada, sawit dan masih banyak hasil perkebunan lainnya.
“Jujur, saya dilahirkan dan dibesarkan di Gisting, Tanggamus. Ketika ada pemberitaan tentang Lampung, khususnya perkebunan, saya sangat tertarik dan menyambut baik,” kata Nugroho saat menggelar gathering sekaligus perkenalan Dirut (Direktur Utama) baru, PTPN 7, Rabu (28/3/2018).
Dia mengatakan, komoditi di PTPN 7 terbilang lengkap, karena memproduksi empat komoditi seperti teh, karet, tebu dan sawit. Dari ke empat komoditi tersebut, lanjut dia, sawit memiliki kontribusi atau penghasil terbanyak dibanding tiga komoditi lainnya hingga tembus mencapai sekitar 33 persen.
“PTPN 7 meenjadi ruang lingkup Sumsel, Bengkulu dan Lampung. Untuk wilayah Sumatera ini, mayoritas memang memproduksi tanaman tahunan,” tambahnya.
Selama kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, menurut Nugroho, isu dan gonjang-ganjing perkebunan (PTPN) menjadi perhatian santer di pusat, yang terjadi pada tahun 2015 lalu. Sebab, telah banyak permasalahan yang dihadapi, dan kewajiban yang ditanggung pihak PTPN grup, terang dia.
“Hal ini tentu menjadi tantangan kita untuk memulihkan, artinya perlu adanya perbaikan dan percepatan. Karena semua top urgent. Ini lah target recovery PTPN 7 ke depan agar lebih baik dan maju,”ungkapnya.
Menurut dia silaturahmi bersama teman teman jurnalis sangat perlu sebagai pimpinan baru di PTPN 7. “Sebagai mitra kerja kami ingin berkoordinasi dengan media di Lampung yang selama bersumbangsih terhadap pemberitaan PTPN 7,” ungkapnya
Menjadi Dirut PTPN 7 di Lampung sejak enam bulan lalu , tepatnya sejak 26 September 2017 lalu, Nugroho nampak tak canggung berbicara mengenai sumber daya alam dan perkebunan di Lampung.
Berpengalaman selama tiga tahun di PTPN, dengan belakang pekerjaan di pasar modal, Nugroho mengatakan Lampung tak asing. (Mar/Lis)









