oleh

Flyover Pramuka Patah dan Retak

Harianpilar.com, Bandarlampung – Meski baru hitungan hari selesai di kerjakan, kondisi Flyover (Jembatan layang) yang berada di Jalan Pramuka Kecamatan Rajabasa Bandarlampung sudah mengalami keretakan dan patah. Terdapat satu bagian kontruksi beton penyangga mengalami patah dan pada bagian lain juga terdapat keretakan.

Penjabat sementara (Pjs) Walikota Bandarlampung, YusufKohar langsung turun ke lokasi meninjau kondisi kontruksi jembatan layang itu. Menurut Yusuf Kohar, pihaknya akan menutunkan tim indepden guna mendalami kondisi beton penyangga yang mengalami retak dan patah tersebut.

“Ya kita nanti akan bentuk tim penilaian, apakah ini membahayakan atau tidak, nanti tim penilai yang independen yang menilai, kitakan nggak tau ilmunya apa retak ini akbitanya fatal atau tidak,” ungkapnya saat ditemui dilokasi Flyover, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, tim akan melihat apakah coran tiang yang patah itu hanya di penyangga atau ada lainnya.”Untuk coran kalau dilihat rapuh, tapi ya nanti tim independen yang mengkaji,” tandasnya.

Terpisah, Pengamat Hukum Universitas Lampung (Unila), Yusdianto Alam, mengatakan, retak dan patah di kontruksi Flyover itu salah satu bukti bahwa pembangunan Flyover di Bandarlampung hanya mementingkan nafsu pemimpin dengan tidak mengindahkan prosedur yang ada.

“Karena syahwat membangun, tanpa proses yang benar makanya terjadi demikian,”kata dia.

Menurut Yusdianto, pihak yang berkepentingan harus segera melakukan investigasi dan pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung harus bergerak cepat meminta pertanggungjawaban kepada kontraktor, karena dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

“Intinyaa Pemkot harus segera minta pertanggungjawaban kontraktor dan pihak yang berkepentingn harus segera melakukn investigasi atas hal tersebut, Pemkot harus menerjunkan team investigasi terkait hal tersebut, baik itu kepolisian, Dinas PU, Dishub dan lainnya,” terangnya.

Yusdianto berharap selama proses investigasi berjalan kondisi flyover itu tidak membahayakan pengguna jalan,”Jangan sampai Flyover itu memakan korbann,” pungkasnya. (Ramona/Maryadi)