Harianpilar.com, Bandarlampung – Ditengah keterbatasan anggaran karena bersamaan dengan pengalokasian anggaran Pilkada 2018, Pemerintah Provinsi Lampung tetap berkomitmen memajukan desa melalui program Gerbang Desa.
Pemprov Lampung tetap mengalokasikan anggaran Rp60 Miliar yang akan dibagikan ke 393 desa yang masuk sasaran program Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo.
Koordinator Pelaksana Gerbang Desa, Amir Mahmud Hasan, mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu Surat Keputusan dari Gubernur mengenai jumlah anggaran tersebut. Anggaran tersebut saat ini tengah dibahas secara bersama.
“Kita memang belum mendapat SK resmi dari Pak Gubernur. Tapi Pak Asisten bidang pemerintahan dan kesra sudah rapat dengan jajarannya, maka ancer-ancer tapi ini belum pasti, anggarannya disekitaran 60 miliar, ” terangnya belum lama ini.
Ia juga mengakui, adanya pesta demokrasi di tahun 2018 ini juga menjadi kesulitan bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengalokasikan anggaran.
“Tapi alhamdulillah, Pak Gubernur, Bapak Ridho Ficardo tetap berkomitmen dengan meneruskan program ini dan tetap mengalokasikan anggaran untuk gerbang desa, “ungkapnya.
Kemudian, pihaknya tetap akan mengajukan anggaran lagi untuk di APBD perubahan. Hal tersebut perlu dilakukan karena adanya penambahan jumlah desa yang masuk sasaran gerbang desa.
“Kami sangat mengharapkan dengan alokasi dana segitu dapat mencukupi untuk kebutuhan sejumlah desa yang masuk program gerbang desa,”harapnya.
Ia menjelaskan, di tahun 2018 ini terdapat 393 desa yang menerima Gerbang Desa. “Dari 393 desa itu terdiri dari 380 desa tertinggal dan beberapa desa induk yang memang dari awal sudah masuk gerbang desa, “jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Heri Suliyanto mengharapkan pemerintah kabupaten/kota dapat bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam mensukseskan program Gerbang Desa.
“Jangan sampai pemerintah kabupaten/kota tidak tahu kalau ada desa-desanya yang mendapat program gerbag desa,”jelasnya. (Ramona/Maryadi)









