Harianpilar.com, Lampung Timur – Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim menekankan tentang pola hidup sehat dan gerakan masyarakat hidup sehat, untuk selalu menjaga pola hidup sehat, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Saya berharap agar seluruh pemangku kepentingan dibidang kesehatan untuk tidak bosan-bosan mengingatkan tentang pola hidup sehat kepada masyarakat, sehingga Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang ke-53 ini betul-betul sesuai dengan tema yang diangkat yaitu sehat keluargaku sehat indonesiaku”, tutur orang nomor satu di Lampung Timur pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 Tingkat Kabupaten, Rabu (06/12/2017).
Pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 ini dilakukan pula penyerahan bingkisan purna bhakti, pengumuman pemenang penilaian lingkungan sehat dan dilanjutkan dengan penandatangan komitmen dukungan Germas Kabupaten Lampung Timur oleh bupati , wakil bupati dan forkopimda Kabupaten Lampung Timur.
Salah satu hal menarik yang menjadi sorotan pada acara tersebut ialah saat bupati, wakil bupati dan forkopimda ikut memeriahkan lomba bakiak bersama-sama.
Hadir dalam kegitan tersebut, Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, Asisten Kepala Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Junaidi, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Leni Yurina, Pabung 0411/LT, Mayor. Joko Subroto, Wakapolres Lampung Timur, Kompol. Rahmadi Hasbi, Kejari Lampung Timur, Akhmad Syahrir Harahap, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur, Samsu Rijal dan seluruh jajaran ASN Kabupaten Lampung Timur.
Berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam menyambut Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tersebut antara lain bakti sosial di 11 kecamatan seperti sunatan masal dan donor darah, lomba senam gabat gibut tingkat provinsi, lomba video kreasi, screening hepatitis dan HIV, senam massal, lomba tobello, lomba parade, yel-yel dan mars puskesmas, lomba bakiak, dan makan buah bersama.
Dalam sambutan menteri kesehatan yang dalam hal ini dibacakan Wakil Bupati Lampung Timur. Dia mengatakan permasalahan kesehatan yang masih terjadi di Indonesia diantaranya tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular. “Ini harus segera diselesaikan, jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup sehat dan lebih baik di masa yang akan dating,” katanya.
Dia mengingatkan kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas agar mengarahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam rangka menangani masalah kesehatan tersebut. (CAN/Mar)









