oleh

Rumah Tukang Ojek Dilalap Si Jago Merah

Harianpilar.com, Tanggamus – Hanya berselang 30 menit sebuah rumah milik Sahril (50) yang berprofesi sebagai petani dan tukang ojek di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus hangus terbakar, Sabtu (28/10/2017).

Api bermula terlihat oleh warga sekira pukul 15.00 WIB berasal dari sudut belakang rumah, karena bagian belakang rumah terbuat dari bahan kayu sedangkan didalamnya terdapat tumpukan kayu balok yang telah disiapkan pemilik rumah untuk matrial merehap rumah tersebut, tak ayal api sangat cepat melalap seluruh bagian rumah berikut isinya.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Sahril beserta istri dan kedua anaknya tidak ada ditempat, dan dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun tidak ada satupun barang yang ada didalam rumah itu tersisa atau bisa dipakai lagi karena hangus terbakar.

Warga mengatakan saat kebakaran itu terjadi, Sahril beserta istri dan anaknya yang bungsu sedang pergi ke sawah, jaraknya cukup jauh dari kediamannya dengan menggunakan sepeda motor, sementara anak satunya belum pulang dari sekolah.

“Biasanya Sahril ngojek diperapatan, tapi sekitar satu minggu ini setahu saya mereka sedang aktip ke sawah yang jaraknya jauh dari sini, sedangkan anaknya yang masih sekolah sepertinya belum pulang,” kata Ujang tetangga korban.

Peri warga lainya mengatakan, belum diketahui sumber api penyebab kebakaran, namun warga melihat api mulai muncul disudut bagian belakang rumah yang diperkirakan bagian dapur, dugaan sementara api berasal dari kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah sebelum pergi ke sawah.

“Kejadianya sangat cepat, terlihat api berkobar didalam rumah, dan seketika membesar dan langsung menjalar kesemua ruangan,” ujar Peri warga Pekon Banjar negeri.

Meskipun warga sudah berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, lanjut Peri, namun api menjalar sangat cepat karena cuaca sedang panas disertai angin.

“Tadi kami sudah mencoba masuk dan memanggil siapa tau ada orang didalam, ternyata tidak ada, dan diketahui pemilik rumah beserta anaknya sedang ke sawah, sementara anak satunya belum pulang dari sekolah,” ujarnya.

Berselang kurang lebih 30 menit, mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi, dan langsung menyiram bagian rumah yang masih tersisa, namun hanya sekitar 10 % saja tembok depan rumah yang terbuat dari bata merah dibagian depan yang bisa diselamatkan, sementara isi rumah ludes terbakar.

Rasa haru warga pecah ketika anak laki-laki Sahril yang baru pulang dari sekolah selang sekira 45 menit dari kejadian dan langsung pinsan ketika mendapati rumahnya sudah ludes terbakar. Kemudian disusul Sahril tiba seorang diri dengan menggunakan sepeda motornya, menjerit histeris sambil memeluk anaknya yang belum sadarkan diri. (Agus/Maryadi)