oleh

Pemkab Mesuji Segera Bahas Buruknya Mutu Beras Raskin

Harianpilar.com, Mesuji – Kepala Ekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekertariat Pemkab Mesuji Andi Subrastono berjanji akan segera berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) terkait beras miskin yang disurkan ke masyarakat Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur, Mesuji yang taklayak konsumsi.

Andi Subrastono mengatakan, dirinya yang baru menjabat tentunya tidak mengetahui secara persis persoalan tersebut. Akan tetapi diriny berjanji akan segera berkoordinasi atau memangil pihak bulog terkait beras yang tak layak konsumsi tersebut.

“Seharusnya bulog tidak mengirim beras seperti itu. Bila memang tidak layak konsumsi jangan disalurkan kemasyarakat. Untuk mempertanyakan persoalan itu maka pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera memanggil pihak bulog,”tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Sungai Cambai Ali Kute (40), mengatakan kwalitas beras raskin yang mereka terima sangat buruk. Kondisi beras bewarna kuning kehitaman.

“Jelek banget mas, beras jatah ini. Biasanya gak gini gini amat. Kami ini juga manusia yang berharap dapat bantuan makan yang layak, jangan seperti ngasih makan hewan,” katanya

Selain bewarna kekuningan, lanjut dia bau beras juga tercium kurang sedap. Setelah dimasak, nasi tabur terasa keras.

“Mau bagaimana lagi. Nasib wong cilik, susah, namanya juga bantuan beras jatah murah, mau gak mau tetap kami makan,” akunya.

Keluhan masyarakat terkait temuan beras tak layak konsumsi ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua I DPRD Mesuji, Iwan Setiawan. Menurut dia, beras yang disalurkan Bulog haruslah berstandar medium SNI (Standar Nasional Indonesia).

“Jadi tak boleh itu beras tidak layak, dibagikan disalurkan kepada masyarakat. Ada standarnya, warga miskin juga manusia yang wajib dimanusiakan,” katanya.

Untuk itu dia berjanji bakal menindaklanjuti persoalan ini dengan memanggil semua pihak terkait yang bertanggungjawab.

“Segera akan kita panggil pihak Bulog, dan bukan hanya Bulog, termasuk petugas dari desa yang bertugas mengawasi saat louding dari gudang ke mobil,” tukasnya. (Sandri/Mar)