Harianpilar.com, Tulangbawang – Diduga kurang perhatiannya pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam perawatan, dua gorong-gorong penghubung putus, di jalan melintang Lingkunga lebuh dalem Rumah Dinas 50 dan jalan melintang Wayram Lingkungan Lingai, Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang.
Dua gorong-gorong yang merupakan Jalan penghubung antar lingkungan di Kecamatan Menggala, jalan tersebut juga merupakan jalan yang seringkali dilalui masyarakat Menggala saat hendak kepasar Putri Agung Menggala, walaupun kondisi gorong-gorong tersebut sudah sangat memprihatinkan, pihak Dinas PU setempat tidak memperbaikinya dan terkesan tutup mata.
Padahal satu diantara gorong-gorong yang putus tepat berada didepan Rumah dinas 50 yang merupakan rumah dinas para Kepala dinas Pemkab Tulangbawang, “padahal jalan ini banyak dilalui kendaraan yang hilir mudik, karna jalan ini merupakan salah satu jalan alternatif penghubung dari perkampungan menggala dengan pasar Putri Agung Menggala yang ada di jalan lintas timur” ujar Sopyan salah satu warga Kecamatan Menggala, kemarin (16/9/2017).
Sopyan berharap, gorong-gorong tersebut dapat segera diperbaiki sehingga warga tidak hawatirlagi melintasi gorong-gorong yang kondisinya dapat membahayakan pengguna kendaraan yang melintasinya, “jangan sampe ada korban jiwa dulu, baru Pemerintah memperbaikinya”, tutupnya.
Setiap tahun Pemerintah menganggarkan milyaran Rupiah untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan di Dinas PU Tuba, padahal gorong-gorong tersebut dari tahun kemarin mulai jebol dan berlubang kecil, seharusnya pihak Dinas PU setempat dengan angaran pemeliharaan rutinitas jalan dan jembatan yang dimilikinya, sehingga kerusakan pada gorong-gorong tersebut kondisinya tidak semakin parah seperti ini.
“Itu gunaya Pemerintah Daera menganggarkan anggaran untuk swakelola pemeliharaan rutin jalan dan jembatan di Dinas PU, agar kerusakan jalan dan jembatan dapat segera ditangani sehingga kerusakan yang terjadi tidak semakin parah ” tandas Sopyan. (Merizal/Mar)









