Harianpilar.com, Bandarlampung – DPW PAN Lampung membantah jika telah menetapkan Arinal Djunaidi sebagai balonkada yang akan diusung PAN pada Pilgub 2018 mendatang.
Hal ini berdasarkan beredarnya surat rekomendasi yang dikeluarkan DPP PAN Nomor 051/PILKADA/IX/2017 tanggal 9 September 2017 yang langsung ditandatangani Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP PAN ini dituliskan jika Tim Pilkada Pusat DPP PAN menyetujui dan merekomendasikan Ir. H. Arinal Djunaidi. Ketua DPD Partai Golkar Lampung ini direkomendasikan sebagai Cagub Lampung periode 2018-2023.
Ketua Penjaringan DPW PAN Lampung Iswan Handi Cahya membantah bila PAN sudah mengeluarkan surat rekomindasi. Hingga saat ini pihaknya belum menerima surat salinan rekomendasi tugas untuk Arinal Djunaidi sebagai Balongub.
“Kami belum menerima surat itu dari DPP, yang mengatakan PAN mendukung Arinal,” jelasnya melalui telepon selulernya, Kamis (14/9/2017).
Surat dari DPP PN itu merupakan surat rekomendasi yang menugaskan agar balongub Lampung, Arinal Djunaidi mencari parpol koalisi, pasangan calon dan melakukan sosialisasi ke seluruh kader PAN se-provinsi Lampung, baik DPW, DPD, DPC maupun DPRt.
“Coba dibaca dulu, itu surat rekomendasi bukan surat keputusan penetapan calonkada. Jika itu surat rekomendasi, sudah pasti ada kode BA yang tertera pada nomor surat dan ada nama cagub serta cawagub yang akan diusung” tegasnya.
Kendati demikian, Iswan mengaku belum bisa memastikan jika nantinya DPP PAN melalui surat keputusan akan menetapkan Arinal Djunaidi sebagai balonkada yang akan diusung.
Alasan DPP PAN memberikan surat rekomendasi untuk ketua DPD I Partai Golkar Lampung, kemungkinan besar hanya mantan sekprov Lampung ini saja yang melakukan komunikasi intensif dengan DPP.
“Mungkin kalau para balonkada ini melakukan komunikasi secara intensif dengan DPP akan mendapat surat rekomendasi juga,” katanya.
Sementara itu dengan beredarnya kabar DPP PAN telah memberi rekomendasi untuk Arinal Djunaidi tidak menyurutkan komitmen Ketua DPW PAN Lampung, Bachtiar Basri mendukung petahana balongub, M.Ridho Ficardo pada pilgub 2018 mendatang.
Sebelumnya Ketua Panitia wilayah PAN Lampung Nyimas Putri Menjelaskan, PAN belum bisa memastikan kapan nama cagub yang diusung akan keluar.” Ya, ini nama calon gubenur semua syaratnya baru di kirim ke Pusat, sedangkan untuk siapa namanya juga belum keluar siapa yang akan di rekomendasikan oleh PAN,” jelasnya di kantor DPW PAN Lampung, Senin (11/8/2017).
Saat ini DPP akan melihat dulu hasil SURVEI dari calon masing-masing cagub. “Nah kita bisa lihat di hasil survei itu, karean bisa kita jadikan rekomendasi dari pusat untuk ke calon yang hasilnya bagus dan bisa memenangkan Pilkada ini,” terangnya.
Bendahara DPP PAN mengatakan untuk hadapi Pilgub, PAN tentu akan selektif memilih calon yang diusung. “Kita tidak sekadar mendorong kader untuk maju bertarung.Tentu harus tetap rasional dan melihat tahapannya,” katanya.
PAN akan menunggu hasil survey karena survey sangat penting untuk menang dalam bertarung Pilgub dan Pilkada karena bisa melihat bagaimana elektabilitas dan popularitas masing-masing calon.
Nyimas juga menjelaskan PAN mengutamakan kader yang maju. Namun, tetap tak menutup kemungkinan bagi calon eksternal.
“Kita tunggu saja siapa yang nanti akan diusung oleh PAN,” jelasnya. (Fitri/Maryadi)









