Harianpilar.com, Pesawaran – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran tahun 2017 ini akan memperbaiki lima sekolah menggunakan dana APBD Perubahan tahun 2017. Ke lima sekolah tersebut belum terakomodir pada APBD murni.
“Di APBD-P ini kita akan rehab lima gedung sekolah yang rusak akibat bencana banjir beberapa waktu yang lalu,” kata Kadisdikbud Pesawaran Pauzan.
Dijelaskan Pauzan, besarnya anggaran yang disiapkan sebesar Rp2 miliar. Dimana dengan dana tersebut, separuhnya itu untuk pembangunan fisik seperti rehab gedung dan perbaikan pagar sekolah yang jebol akibat diterjang banjir.
“Sebetulnya rehab itu masuk dalam APBD murni, namun karena anggarannya tidak cukup kita ajukan di APBD-P ini,” tuturnya.
Dia berharap kepada DPRD, apa yang diajukan semuanya dapat disetujui, mengingat semuanya masuk skala prioritas. “Kenapa kita laksanakan di anggaran perubahan, karena terkendala dipenyesuian aturan dan harga dari pusat, kalau untuk nilai pekerjaannya itu hanya Rp50 juta hingga Rp70 juta per sekolah.” ungkapnya.
Sementara itu, saat ditanya ada pengaruh apa terkait adanya pemotongan anggaran yang dilakukan pihak pusat dirinya mengaku belum mengetahuinya, beralasan duduk selaku Kadisdik masih baru .
“Sebenarnya dampak dan pengaruhnya saya belum tahu seperti apa kita disini masih baru. Pokoknya saya untuk saat ini mengelola anggaran yang sudah ada. Kalau untuk anggaran dari pusat kita hanya sebatas pelaporan saja, sebab dinas pendidikan bukan pengelola anggaran dari pusat. Dana itu masuk ke rening sekolah masing-masing. Kita hanya mengawasi,” ujarnya. (Fahmi/Mar)









