oleh

PTPN 7 Potong 10 Hewan Kurban

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kantor Direksi PTPN 7 memotong 10 hewan kurban, Jumat (1/9/2017). Lima ekor sapi dan lima ekor kambing potong di Kompleks Masjid Baitun Nabat, untuk dibagikan kepada warga sekitar kantor dan karyawan.

“Ini ibadah rutin karyawan Kandir setiap Lebaran Haji. Satu sapi atas nama Pak Dirut (Andi Wibisono) dan satu lagi atas nama Pak Karnoto (Direktur Operasional). Yang lainnya patungan karyawan maupun pribadi berupa kambing. Dagingnya kita bagikan ke warga sekitar kantor, panti asuhan, dan fakir miskin. Pelaksananya PHBI Kandir,” kata Yarnis Alisyahbana, Sekretaris Perusahaan.

Yarnis menambahkan, dalam kondisi apapun, PTPN 7 tetap mengedepankan kegiatan yang menyentuh kepada masyarakat sekitar. Ia mengatakan, tetangga perusahaan dan warga sekitar merupakan pagar sosial yang harus dijaga harmonisnya.

“Sekuat apapun kita, yang membuat kita merasa nyaman hidup di suatu tempat adalah karena harmonis dengan tetangga. Makanya, kami terus menjaga hubungan baik dengan peduli sosial,” kata dia.

Yarnis mengatakan, kegiatan serupa dilakukan di distrik dan unit PTPN VII di semua daerah. Meskipun tidak tertuang dalam peraturan perusahaan, kata dia, setiap unit kerja selalu mengikuti jejak yang dilakukan oleh kantor Direksi.

“Bukan hanya di kantor direksi, di semua distrik dan unit juga melaksanakan ibadah vertikal yang memiliki dimensi sosial kemasyarakatan ini. Jadi, otomatis saja karena ini memang kewajiban sebagai muslim. Jadi, jika dihitung secara keseluruhan, banyak jumlah kurban di lingkungan PTPN 7,” tambah dia.

Kesadaran para karyawan PTPN 7 untuk berkurban di lingkungan kantor mendapat apresiasi dari direksi. Yarnis mengatakan, semua kurban merupakan sumbangan atau atas nama karyawan.
“Kami selaku manajemen PTPN 7 berterima kasih, khususnya kepada para karyawan yang berkurban dan sangat bersyukur bisa melaksanakan ibadah kurban sebagai wujud bakti kepada Allah dan peduli sesama,” katanya.

Sholat Id

Sebelum memotong hewan kurban, karyawan dan Jemaah Masjid baitun Nabat melaksanakan salat Idul Adha. Tampak, Dirut Andi Wibisono dan Dirop Sukarnoto hadir berbaur dengan Jemaah. Ustad Khoiron Haz dari UIN Radin Intan menjadi imam salat sekaligus menyampaikan khutbah.

Dalam khutbahnya, Khoiron Haz menyampaikan tentang ketaatan sesorang dalam menjalankan perintah Alloh. Mengambil teladan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya, Nabi Ismail, untuk disembelih, kata Khaoiron, menggambarkan tidak ada batas loyalitas jika seseorang menjalankan perintah Alloh.

“Jika Nabi Sulaiman harus merelakan anaknya untuk disembelih, maka kita hanya diminta untuk merelakan hewan kurban berupa domba atau kambing untuk kurban. Jadi, kurban adalah ukuran keikhlasan kita menjalankan perintah Alloh,” kata dia. (Mar/Lis)