Harianpilar.com, Pesawaran – Bunda Paud Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi membuka acara Hari Ulang Tahun (HUT) PAUD Pesawaran ke 12, sekaligus menggelar kegiatan seminar dalam rangka Gerakan Nasional Perbaikan Gizi Anak Usia Dini yang diikuti segenap pengurus PAUD se- Kabupaten Pesawaran.
Dalam sambutannya, istri Bupati Pesawaran ini mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya memajukan pendidikan bagi anak usia dini agar lebih mengedepankan upaya pembinaan bagi anak, sejak dari lahir sampai usia 6 ( enam) tahun yang dilakukan melalui pemberian rancangan pendidikan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan Jasmani dan Rohani. Sehingga anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Sebagaimana termaktub dalam Undang- Undang No 20 Tahun 2003 tentang Paud.
“Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pesawaran kita harapkan dapat dilakukan secara terencana dan terarah. Guna mewujudkan anak bangsa yang siap memasuki pendidikan selanjutnya,” harapnya.
Sebab, lanjutnya, jika diamati secara seksama semua pihak yang ada di sekitar anak usia dini hanyalah sebatas fasilitator dari apa yang sudah di miliki anak,”Kita hanya wadah mengembangkan potensi anak, ibarat paralon kita hanya tempat mengalirnya potensi serta mengarahkan sesuai kemampuan yang mereka miliki dan tidak ada paksaan,” tandasnya.
Untuk itu gerakan wajib PAUD sebelum Pendidikan Dasar sangatlah penting dan tepat. Anak diusia 2-6 tahun, dianjurkan agar memasuki pendidikan di PAUD terlebih dahulu sebelum melanjutkan pendidikan dasar,”Saya tekankan bahwa pengelola di PAUD tidak boleh asal. Harus sesuai standart, minimal standart nasional sehingga hasil yang diharapkan akan maksimal, terencana, terorganisir, tertata, tertibdan terpantau. Sehingga proses pembinaan putra-putri kita benar-benar mampu mengembangkan semua aspek jasmani dan rohani sesuai tingkat pencapaian perkembangan anak,” tegasnya.
Anak dalam pengembangan sikap dan perilaku dalam semua hal lebih mengacu kepada keteladanan orang dewasa di sekitarnya, baik di Lembaga PAUD, keluarga, masyarakat atau melalui media massa. “Guna meningkatkan potensi anak untuk dapat berkembang optimal dan positif. Salah satunya anak diupayakan dapat dihindarkan dari dampak negatif prilaku orang disekitar lingkungannya, yang tidak mendukung,” ungkapnya.
Hadir pada acara tersebut Ketua Himpaudi Pesawaran, Frisiska Devi Okvita Eriawan, Kadis Pendidikan Fauzan Suaidi, Kabid Paud Disdik Pesawaran Rento Regar Putra, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pesawaran,Ketua IGTK Kabupaten Pesawaran dan Ketua Forum PAUD Kabupaten Pesawaran.(Fahmi/Maryadi)









