oleh

Mustafa Merasa Tak Dimodali Pengusaha Jakarta

Harianpilar.com, Bandarlampung – Mustafa bantah bila dirinya maju menjadi gubernur dimodali oleh salah satu pengusaha asal Jakarta, Tomi Winata. Mustafa minta relawan tidak tergoda pemberian berupa gula, sembako dan uang.

Calon Gubenur Lampung Mustafa meminta para relawan benar-benar fair dan tidak tergoda dengan para calon gubenur lainya.

“Saya minta relawan jangan mau menerima gula. Kalau ada gula jangan tergoda,” kata Mustafa pada saat pembekalan dan pengambilan sumpah relawan mustafa dan relawan partai di Lapangan Brebes, Kampung Sawah, Rabu (2/8/2017).

Bupati Lampung Tengah itu membantah bila dirinya mendapat modal dari salah satu pengusaha. “Saya tidak ada yang memodali, saya cuma anak singkong. Jadi, saya maju dengan modal seadanya, saya hanya berusaha mendekatkan diri dengan masyarakat,” jelasnya.

Dalam orasinya, Mustafa menegaskan jika masyarakat jangan mau diiming-imingi gula, sembako ataupun amplop demi menyoblos salah satu calon.

“Masyarakat harus cerdas. Jangan mau diiming-imingi gula atau sembako. Kalau ada gula harus diamankan. Pilihlah Calon Gubernur yang memikirkan nasib rakyatnya, yang mau turun ke jalan,” ujar Mustafa.

Dirinya juga menilai jika Bandarlampung harus disentuh oleh Gubernur yang dekat dengan rakyat. “Sudah terbukti saat saya memimpin Lampung Tengah ibu-ibu PKK dan Posyandu saya kasih Rp20 juta. Saya juga harus melihat daerah saya aman. Karena rakyat sejahtera manakala dia aman dan nyaman,” jelasnya.

“Saya juga minta polisi dan TNI jika ada begal tindak tegas ditempat, jangan tembak mati. Kita juga akan menaikkan gaji Linmas dan RT tiga kali lipat,” tegasnya. (Fitri/Maryadi)