Harianpilar.com, Tanggamus – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menyesalkan kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten setempat, karena dinilai tidak becus menanganai permasalahan lampu jalan.
Irwandi Suralaga, anggota komisi IV DPRD Tanggamus dari fraksi PDIP itu mengatakan bahwa, semestinya tidak ada kendala dalam penanganan dan pemeliharaan lampu jalan di Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama itu, karena menurutnya selain memang sudah ada anggaranya juga nilainya tergolong cukup besar.
“Seharusnya tidak ada lampu jalan yang tidak menyala atau rusak sampai dibiarkan begitu lama, karena anggaran pemeliharaan lampu jalan itu memang sudah ada dan terbilang cukup besar, ditahun 2016 saja mencapai 3 miliaran lebih,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (18/7/2017).
Irwandi mengatakan, semestinya harus ada evaluasi ulang kepada PPTK Dinas tersebut yang mengelola anggaran lampu jalan itu, karena permasalahan lampu jalan semacam ini sudah sering kali muncul kepermukaan namun tidak pernah ada penyelesaian dan perbaikan dalam kinerjanya.
“Permasalahan ini sudah sangat sering terjadi, ada apa, kalau memang sudah diperbaiki mengapa kenyataan dilapangan lampu-lampu tersebut masih menimbulkan masalah, kemana dana pemeliharaan yang katanya sudah dikeluarkan,” terangnya.
Selanjutnya Irwandi juga menegaskan, kalau memang sudah diperbaiki namun hanya dalam waktu yang belum lama terjadi kerusakan lagi, seharusnya Dinas terkait memeriksa dimana letak kendala itu.
“Dicek dong, katanya dipihak ketigakan, ya dilihat apakah alat yang dibelikan itu sesuai spek? Bisa saja cepat mati alat itu karna diganti dengan peralatan dengan harga yang murah, kalau memang sesuai ukuran kualitasnya buktinya tidak semua mati, dan yang selalu ada kendala itu adalah dititik-titik yang pernah diperbaiki, tentunya itu menimbulkan tanda tanya besar bagi kita semua,” katanya.
Lebih lanjut Irwandi berharap kepada semua pihak untuk memantau terus perkembangan mengensi prihal lampu jalan tersebut, karena lampu jalan merupakan kebutuhan masyarakat dan bersentuhan langsung dengan warga sekitar, baik dari segi keamanan maupun keselamatan.
“Tolong pantau terus, yang bayar lampu jalan kan kita masyarakat, nah kalau lampu jalan mati, secara otomatis jalan menjadi gelap, imbasnya nanti dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab belum lagi rawan kecelakaan bagi pengendara yang melintas pada malam hari, kalau itu tidak cepat ditangani nanti kami akan turun kelapangan untuk memantaunya,” tukas Irwandi.
Terpisah, saat akan dikonfirmasi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus terkait prihal tersebut, Kepala Dinas sedang tidak ada dikantor, sementara Sekretaris Dinas tersebut enggan menemui wartawan dengan alasan kurang sehat.
“Pak Kadis sedang ada acara diluar bang, sekretaris ada di dalam tapi tidak boleh masuk karena dia sedang tidak enak badan, katanya dia belum mau ditemui,” ketus seorang staf yang berjaga di depan ruang kerja sekretaris Dinas Perhubungan Tanggamus tersebut. (Agus/Mar)









