Harianpilar.com, Bandarlampung – Petahanan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, tidak mengambil pusing hasil beberapa lembaga survey tentang popularitas dan elektabilitas naik. Dalam menyampaikan visi misi dan pengembalian berkas penjaringan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung M. Ridho Ficardo menjelaskan, dirinya tidak mengambil pusing dari hasil survey.
“Saya hanya mengutamakan kepemimpinan dan bekerja memperhatikan kebutuhan aspirasi rakyat. Mengenai hasil lembaga survey, kita tidak tahu itu, apakah murni hasilnya atau lembaga survey itu dibayar oleh perorangan atau partai. Jadi, hasil survey tidak perlu,” jelasnya.
Lebih lanjut Ketua DPD Demokrat Lampung itu menjelaskan, lembaga survei itu manuver politik yang biayai siapa tidak tahu. “Saya tidak mau kesempatan tertentu, saatnya Hanura merekom saya, buka semua datanya. Saya berharap mobil Hanura biar siap mainkan kecepatan sekian, zig zag sekian dalam Pilgub mendatang,” katanya.
Ridho mengatakan, satu keterpaduan dalam gerak tim bersama parpol pendukung lain. Sehingga data yang dimiliki sistematis dan dapat dipahami logis gerakan dilakukan kedepan selama menjabat untuk memonitor terus.
Hasil survei terakhir turun kepuasan kinerja diatas 69 persen.”Titik tertinggi secara logis diatas 70 berarti 80-90 persen. Besok kita harus nyemplung ke got nyapu-nyapu. Jadi untuk meningkatkan popularitas kita harus lakukan itu, karena saya tidak lakukan itu hingga populatitas saya turun. Itu sama saja pencintraan sementara,” jelasnya.
Ridho berharap rakyat tahu apa yang telah dilakukan. Kedepan langkah dan gerak bersama Insya Allah situasi keunggukan, pola serang lawan bisa dikalahkan.
“Bila maju kembali akan melihat bentuk lain karena jadi Gubernur bukan baik ramah, harus memahami strategi dan tindakan yang tegas dan jelas,” kata Ridho. (Fitri/Mar)









