Harianpilar.com, Bandarlampung – Partai PDIP Lampung sudah menujuk 13 lembaga survey sebagai surveyor bakal calon kepala daerah (Balonkada). Setelah memaparkan visi-misi masing-masing Balinkada dari PDIP.
Ketua Penjaringan Tim Pilkada PDIP Watoni Noerdin menjelaskan, saat ini sudah menunjuk 13 lembaga survey sebagai surveyor balonkada baik untuk Pilgub Lampung maupun pilkada di dua daerah yaitu: Lampung Utara (Lampura) dan Tanggamus.
Ke-13 lembagai survei itu adalah Indopolling, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indobarometer, Saiful Mujani Research dan Consultant (SMRC), Charta Politika Indonesia, Cyrus Surveyor Group, Pusat Studi Demokrasi dan HAM, Indosurvei, Piu Data Indonesia, Losta Institute, Polkkorm Institute, Survei Lintas Nusantara, dan Recode.
“13 lembaga ini yang ditawarkan dan mereka nanti akan berembuk dan menentukan satu lembaga survei yang mana,” jelasnya melalui telepon selulernya, Minggu (18/6/2017).
Anggota DPRD Provinsi Lampung itu mengatakan, 13 lembaga survei yang ditunjuk tersebut merupakan lembaga survei yang bagus dan profesional.
“Kontak personnya sudah diberikan. Tinggal nanti calon yang akan memilihnya akan menggunakan lembaga survei yang mana,” ujarnya.
Ketua Fraski DPRD Provinsi Lampung, mengatakan, survei akan dilakukan setelah pemberkasan atau dimungkinkan setelah hari raya Idul Fitri.
“Setelah pemberkasan selesai. Selanjutnya survei akan dilakukan. Dari pemberkasan dan hasil survei ini nanti yang kemudian akan kita kirimkan ke DPP,” katanya.
Untuk biaya lembaga survei, mantan aktifis LBH Bandar Lampung, dana survei didukung dari para Balonkada.
“Dan kita tidak mematok. Nanti kita akan bicarakan berdasarkan diskusi para balonkada terkait berapa biayanya,” jelasnya.
Watoni berharap, DPP PDIP dapat mengeluarkan rekomendasi di awal bulan Agustus 2017. “Kami (DPD PDIP Lampung) mengharapkan awal bulan agustus sudah kelihatan (rekomendasi) karena DPP juga menginginkan lebih cepat agar calon bekerjanya juga lebih maksimal,” jelasnya. (Fitri/Maryadi)









