Harianpilar.com, Bandarlampung – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Lampung Pattimura mengaku koalisi antara Partai Gerindra, PKS dan PAN pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung bisa saja terjadi.
“Koalisi demikian, sah-sah saja dalam partai apalagi kita sangat dekat dengan partai PAN dan PKS,” katanya, saat ditemui diruang Wakil Ketua DPRD Lampung, Rabu (14/6/2017).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung itu mengatakan, kepentingan secara nasional yang sempat dilontarkan Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani untuk Pilpres 2019 kemungkinan akan berimbas di Pilkada 27 Juni 2018 di Lampung. Karena selama ini ketiga partai itu punya tujuan pada Pilpres mendatang.
Pattimura menyebut jika seorang ketua Partai sudah menyatakan demikian, itu merupakan keberhasil tingkat pengkaderan.
“Kalau ketua umum, atau ketua DPW dan DPD nya sudah ngomong gitu. Itu sudah keberhasilan tingkat kader. Artinya bagus, seperti Gerindra ini ketua dan sekretarisnya berniat mencalonkan diri di Pilgub,” katanya.
Masalah kedepannya menjadi calon gubernur atau wakil gubernur, diserahkan dengan komposisi antar partai koalisi. “Ya kalau masalah itu, nanti konfigurasinya diserahkan kepada koalisi parpol, seperti apa,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya Ketua DPW PAN Lampung Bachtiar Basri tidak mengingkari hasrat ingin mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Lampung.
“Hasrat untuk mencalonkan diri, sudah pasti ada. Namanya keinginan. Tetapi, saya belum tahu. Lagipula, berapa kali saya sampaikan ke teman-teman (media) saat di gedung Dewan beberapa waktu lalu. Saya masih nyaman dengan Pak Gubernur Ridho, dan saya siap maju pilgub bersama Pak Ridho,” kata ketua DPW PAN Lampung itu, usai, buka puasa bersama dengan jajaran DPW PAN Lampung, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (13/6/2017) sore.
Sebagai petahana dirinya tidak perlu terlalu banyak sosialisasi, karena saat ini pun tengah menjabat dan menyelesaikan jabatannya hingga akhir periode. Ditambah juga, jika memang dia ingin maju dia memakai prinsip Slow But Sure (santai tapi pasti).
“Kami (Ridho-Bachtiar) ini kan incumbent, petahana. Masak iya harus pasang banner yang banyak, ya tidaklah, kan sudah tahu,” katanya.
Disinggung dengan loby-loby dan beberapa partai sudah mendekati dia selama ini, Bachtiar mengaku, ia sudah banyak berkoordinasi dengan partai-partai lainnya. Namun, Bachtiar memastikan, tidak akan mendaftar di partai yang tidak akan merekomendasikan dirinya.
“Semua partai sudah pernah ada koordinasi. Tetapi yang pasti, saya tidak mungkin mendaftar ke partai yang tidak merekomendasikan saya. Kalau koordinasi dengan semua partai, ya terus kami lakukan. Karenakan, semua partai butuh koalisi, kecuali PDI Perjuangan bisa tanpa koalisi, jadi semua partai kita koordinasi baik ke PKS, PPP, Gerindra, Demokrat,” jelasnya. (Fitri/Mar)









